Berita

Mahasiswa Asal Papua/RMOLJatim

Nusantara

Dikepung Ormas, Evakuasi Seratusan Lebih Mahasiswa Papua Mencekam

MINGGU, 02 DESEMBER 2018 | 22:41 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

. Sebanyak 153 mahasiswa Papua yang ada di asrama mahasiswa Papua di Jalan Kalasan Surabaya, berhasil dievakuasi. Mereka dari perguruan tinggi di beberapa kota di Indonesia.

Terpantau, tiga bus mengangkut ratusan lebih mahasiswa tersebut ke berbagai kota seperti Malang dan Yogyakarta. Evakuasi itu sendiri dilakukan dalam tiga gelombang.

"Alhamdulillah proses evakuasi kelompok mahasiswa Papua telah berjalan lancar dan kondusif. Tadi ada satu bus berjumlah 50 orang dikembalikan ke Malang karena mereka mahasiswa Malang. Dan kurang lebih 103 kita kembalikan ke berbagai daerah dari terminal bus Bungurasih,” kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Rudi Setiawan dilansir RMOLJatim, Minggu (2/12)


Rudi mengatakan, selain dipulangkan ke berbagai kota, ada 83 mahasiswa Papua asal Surabaya yang juga dipulangkan ke rumahnya masing-masing. Selama ini mereka tersebar dan berkuliah di kampus sekitar Surabaya.

"Tadi memang ada yang menggunakan motor dan sudah dipulangkan ke rumahnya masing-masing. Karena memang mereka berkuliah di Surabaya,” tambah Rudi.

Suasana mencekam sempat mengiringi proses evakuasi mahasiswa asal Papua tersebut. Pasalnya, ratusan massa yang berasal dari berbagai ormas mengepung asrama.

Puluhan aparat kepolisian pun diturunkan untuk mengamankan jalannya evakuasi. Setelah mereka masuk ke dalam bus, rombongan dikawal oleh polisi bersenjata lengkap untuk keluar dari kota Surabaya. [jto]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

DPR Minta Pengusaha Klub Malam Jangan Beri Ruang Peredaran Narkoba

Selasa, 09 Juni 2026 | 02:09

Telkom Bersama KIP Dukung Literasi Keterbukaan Informasi Publik

Selasa, 09 Juni 2026 | 01:45

Buku ‘Presiden Solusi’ Ulas Rekam Jejak Transformasi Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 01:20

Ratifikasi ILO C188 Jangan Ulangi Kesalahan Implementasi MLC 2006

Selasa, 09 Juni 2026 | 01:01

Miris! Purbaya Belum Siapkan Insentif buat Pedagang Tahu Tempe

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:42

Keanu Bantah Terima Duit Penipuan Jemaah Umrah Hanania

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:16

Ketum PPP Mardiono Dilaporkan ke Polisi, Dugaan Pemalsuan Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:12

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Bupati Muara Enim Dkk Langsung Digiring ke KPK Usai Terjaring OTT

Senin, 08 Juni 2026 | 23:45

Segel Gerai Tiffany & Co Dibuka Usai Sepakat Bayar Denda Rp97,49 M

Senin, 08 Juni 2026 | 23:16

Selengkapnya