Berita

Foto: Dok

Empat Pilar Disosialisasikan Di Pesantren Al Falak Saat Maulid

MINGGU, 02 DESEMBER 2018 | 19:34 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

. Pondok Pesantren Al Falak, Pagentongan, Bogor, Jawa Barat, menggelar Maulid Nabi Muhammad SAW.

Maulid yang digelar di pesantren yang berdiri tahun 1901, kali ini berbeda dengan tahun yang sudah-sudah. Tahun ini acara yang digelar rutin di pesantren yang didirikan oleh KH Tubagus Falak dibarengkan dengan Sosialisasi Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Barengnya kegiatan membuat acara juga dihadiri anggota MPR dari Fraksi PKB Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz, Bupati Bogor Ade Yasin, Ketua PCNU Kabupaten Bogor Ifan Haryanto, Danrem 061/Suryakancana Kol. Inf. Mohammad Hasan, dan Kabiro Humas Setjen MPR Siti Fauziah.


Kegiatan Maulid itu ditujukan sebagai upaya untuk menumbuhkan rasa cinta ummat Islam kepada Nabi. Dengan meneladani Nabi diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan pada Allah. Peringatan yang digelar juga sebagai majelis untuk ukhuwah dan silaturahim antara santri dan masyarakat.

Sedang dalam sosialisasi dengan tema 'Membangkitkan Nilai Nilai Kebangsaan Demi Keutuhan NKRI', yang dibarengkan dengan Maulid, akan disampaikan pesan-pesan nilai-nilai kebangsaan, Empat Pilar MPR yakni Pancasila, UUD NRI Tahun, 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Siti Fauziah dalam sambutan memaparkan MPR memiliki berbagai metode untuk mensosialisasi Empat Pilar. Disebut seperti cerdas cermat, outbond, TOT, seminar, perkemahan hingga pentas kesenian tradisional. Kali ini lewat Maulid.

"Kita pernah sosialisasi dengan Ustad Abdul Somad, kali ini dengan Ustad Ahmad Muwafiq dari Yogyakarta," tambahnya.

Sosialisasi melibatkan tokoh agama menurut Siti Fauziah sudah sering dilakukan oleh MPR. "Saat di Riau pun kita juga melakukan hal yang sama," ucapnya.

Menurutnya metode ini efektif sebab dalam ceramah yang disampaikan tokoh agama, ulama, kiai, ada pesan tuntunan dan panutan kehidupan agar selamat dunia dan akhirat. "Sebagai sosok penting apa yang disampaikan tokoh agama pasti didengar dan dilakukan oleh masyarakat," demikian Fauziah. [jto]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya