Berita

G7/Net

Global

Dukung Ukraina, G7 Kecam Rusia Soal Insiden Di Selat Kerch

SABTU, 01 DESEMBER 2018 | 09:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Menteri luar negeri dari tujuh kekuatan ekonomi terbesar dunia, yang dikenal sebagai Kelompok Tujuh atau G7 satu suara mengecam tindakan Rusia terhadap Ukraina di Selat Kerch.

G7 sendiri terdiri dari Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, dan Perwakilan Tinggi Uni Eropa.

Dalam sebuah pernyataan, G7 menegaskan dukungan tak tergoyahkan mereka untuk kedaulatan Ukraina dan integritas teritorial.


Pernyataan yang dirilis pada pada hari Jumat (30/11) mengatakan bahwa tidak ada pembenaran untuk penggunaan kekuatan militer Rusia terhadap kapal Ukraina dan personel angkatan laut.

"Kami mendesak menahan diri, karena menghormati hukum internasional, dan pencegahan eskalasi lebih lanjut. Kami menyerukan kepada Rusia untuk melepaskan awak dan kapal yang ditahan dan menahan diri dari melanggar hukum melalui Selat Kerch," kata pernyataan itu.

"Kami, G7, sekali lagi menegaskan bahwa kami tidak, dan tidak akan pernah, mengakui aneksasi ilegal Rusia di semenanjung Krimea, dan kami menegaskan kembali dukungan kami yang tak tergoyahkan untuk kedaulatan dan integritas teritorial Ukraina," tambahnya seperti dimuat Al Jazeera. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya