Berita

Prabowo Subianto/Net

Politik

Sudah Terbaca, Reuni 212 Unjuk Kekuatan Massa Prabowo-Sandi

JUMAT, 30 NOVEMBER 2018 | 15:29 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Reuni alumni Aksi 212 pada dasarnya adalah unjuk kekuatan massa Prabowo-Sandi. Partai politik pendukung juga akan memobilisasi massa mereka secara besar-besaran untuk menyukseskan kegiatan ini.

Kegiatan ini sekaligus menjadi ujian soliditas massa parpol dalam pendukung Prabowo-Sandi. Bahkan pendukung paslon nomor urut 02 yang non-Muslim pun akan ikut bergabung meramaikan.

Demikian disampaikan Ketua Pusat Kajian Literasi Media, Afriadi Rosdi dalam keterangan resminya, Jumat (30/11).


Menurutnya, massa yang datang bukan hanya alumni 212 waktu menentang Basuki T. Purnama (Ahok) pada 2016 dulu. Jumlah alumni murni mungkin lebih sedikit dibanding massa partai, karena mereka sudah terbelah ke dalam dua kubu capres-cawapres.

"Jadi, Reuni Alumni 212 tahun 2018 ini murni gerakan kampanye terselubung untuk memenangkan Prabowo Sandi. Nama alumni 212 hanya untuk mengelabui," ujar dosen STIKOM-Interstudi Jakarta itu.

Dia menduga Prabowo tidak akan datang dalam acara tersebut. Karena kehadiran Prabowo akan kontraproduktif dengan tujuan politisnya.

Prabowo tidak boleh menampakkan diri. Kehadiran dia akan membuka tirai selubung yang telah dibuat, bahwa dia adalah orang yang paling berkepentingan dengan acara reuni ini. Prabowo cukup jadi sutradara saja, aktor belakang layar.

"Jadi, mari kita saksikan. Seberapa besar kekuatan massa pendukung Prabowo pada tanggal 2 Desember besok," demikian Afriadi Rosdi. [rus]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya