Berita

Gerakan menolak hate crime di Kanda/Reuters

Dunia

Kejahatan Akibat Kebencian Naik 47 Persen Di Kanada

JUMAT, 30 NOVEMBER 2018 | 13:28 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kejahatan akibat kebencian di Kanada meningkat 47 persen pada tahun 2017 lalu. Kejahatan tersebut umumnya menargetkan orang Islam, Yahudi serta orang kulit hitam.

Begitu data terbaru yang dirilis oleh badan stastistik Kanada pada Kamis (29/11).

Dalam data yang sama ditemukan bahwa peningkatan terbesar adalah kejahatan yang menargetkan Muslim. Sepanjang tahun 2017 terjadi sejumlah insiden yang menaretkan Muslim, yakni penembakan massal mematikan di sebuah masjid Quebec, diikuti oleh gerakan pemerintah untuk mempelajari Islamophobia yang itu sendiri memicu sentimen anti-Muslim.


"Kami terkejut dengan angka-angka itu," kata direktur eksekutif Dewan Nasional Muslim Kanada, Ihsaan Gardee seperti dimuat Reuters.

"Peningkatan ini tidak terjadi dalam ruang hampa," tambahnya.

Sementara itu, anggota dewan kelompok advokasi Jaringan Anti Kebencian, Amira Elghawaby mengatakan, Kanada tidak kebal terhadap retorika yang datang dari Amerika Serikat.

"Ini adalah perbatasan yang keropos, bukan hanya untuk orang dan barang tetapi untuk ide," jelasnya.

Statistik yang diterbitkan Kamis termasuk kejahatan yang dilaporkan ke polisi yang bertekad untuk dimotivasi oleh kebencian terhadap kelompok yang dapat diidentifikasi. [mel] 

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya