Berita

Ilustrasi/Net

Global

Diagnosa HIV Di Eropa Timur Mengkhawatirkan

KAMIS, 29 NOVEMBER 2018 | 11:29 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Wabah HIV di Eropa masih tumbuh pada tingkat yang mengkhawatirkan, terutama di Eropa Timur.

Begitu bunyi laporan terbaru yang dirilis oleh Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa dan Kantor Wilayah WHO untuk Eropa pekan ini.

Dalam laporan itu ditemukan bahwa jumlah diagnosis HIV baru di wilayah itu terus meningkat pada tahun 2017. Tetapi laju peningkatannya melambat.


Namun, hampir 160 ribu orang baru didiagnosis dengan infeksi di wilayah tersebut pada tahun 2017. Lebih dari 130 ribu di antaranya berada di wilayah timur Eropa. Ini adalah kasus terparah yang pernah dilaporkan di sana.

Itu sama artinya, Eropa Timur memiliki 51,1 kasus baru yang didiagnosis per 100 ribu orang. Sedangkan di Eropa Barat, memiliki tingkat 6,4 kasus baru per 100 ribu orang. Eropa Tengah memiliki tingkat 3,2 diagnosis per 100 ribu orang.

Tingkat tertinggi, menurut laporan itu, berada di Rusia, di mana 71 kasus baru didiagnosis per 100.000 orang pada tahun 2017, diikuti oleh Ukraina dan Belarus.

"Kami sangat jauh di belakang mencapai target tersebut, terutama di Eropa Timur dan Asia Tengah," kata Dr Masoud Dara, koordinator penyakit menular dan tim HIV memimpin di WHO Eropa.

"Signifikansi dalam laporan ini adalah kita dapat melihat perbedaan tajam antara Eropa Timur dan Uni Eropa di mana jumlah angka infeksi HIV menurun," sambungnya seperti dimuat CNN. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Hari Bakti, Lapas Cianjur Gelar Aksi Bersih-Bersih melalui Imipas Peduli

Jumat, 06 November 2026 | 22:35

Kejagung Sita Rp11,7 Miliar dalam Kasus Nikel Arif Kurniawan

Jumat, 06 November 2026 | 22:31

Kapolri Banjir Dukungan Bongkar Kasus Penyadapan

Jumat, 06 November 2026 | 22:21

Bank Mandiri Bukukan Laba Bank Only Rp46,5 Triliun

Jumat, 06 November 2026 | 22:19

Aturan Berubah, Ekspor ke Jepang hingga Uni Eropa Masuk Daftar Relaksasi

Jumat, 06 November 2026 | 22:06

11 Kreator Indonesia Siap Bersaing di TikTok Awards Southeast Asia 2026

Jumat, 06 November 2026 | 21:48

Singgung Jokowi-Gibran, Penyadapan Prabowo Diduga Bermuatan Politik

Jumat, 06 November 2026 | 21:39

Pegasus di Indonesia: Sekadar Mitos atau Ancaman Nyata?

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

MedcoEnergi Umumkan Penerbitan Obligasi Senilai 300 Juta Dolar AS

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

Ketika Listrik Membuka Peluang: Dari Rumah Tangga hingga Ekonomi Desa

Jumat, 06 November 2026 | 21:03

Selengkapnya