Berita

Buku Korsa/Net

Politik

Tulis Buku Kebohongan Jokowi Soal Agraria, Kader Muhammadiyah Ini Tidak Takut Diperkarakan

KAMIS, 29 NOVEMBER 2018 | 10:52 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Penulis buku Sertipikat Untuk Rakyat Mana? tetap akan menerbitkan dan menyebarkan buku tersebut, sebab apa yang ada dalam buku itu adalah fakta. Buku ini ditulis serta disusun Komunitas Relawan Sadar Indonesia (Korsa).

"Saya tidak takut diperkarakan, karena ini bukan hoax," kata Koordinator Pusat Korsa, Amirullah Hidayat, Kamis (28/11).

Buku tersebut berisi membongkar kebohongan program land reeform (reformasi agraria) Presiden Joko Widodo.


Buku yang disusun sederhana itu memuat gambar dan karikatur lengkap dengan penjelasan.

Menurut penjelasan Amir sebelumnya, rakyat khususnya masyarakat desa harus dicerdaskan lewat buku tersebut terkait kebohongan Jokowi soal reformasi pertanahan yang digaung-gaungkan pada Pilpres 2014 lalu.

Yang mana, lanjut dia, reformasi agraria yang dicita-citakan dalam Nawacita adalah mengembalikan tanah rakyat yang disita atau dirampas oleh pengusaha dan penguasa orde baru.

"Bukan bagi-bagi sertifikat seperti sekarang yang ramai dipamerkan Jokowi," tegas Amir

Amir juga mengatakan, setelah kabar penerbitan buku ini tersiar, dirinya merasa diintai pihak tertentu.

"Saya merasa diintai dan ditarget sejak kabar penerbitan buku ini muncul," demikian Amir yang juga kader muda Muhammadiyah. [jto]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Wabah DBD Bangladesh Makin Parah, 42.590 Dirawat dan 117 Lainnya Meninggal Dunia

Senin, 07 September 2026 | 12:27

Purbaya Ajukan Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun di 2027

Senin, 07 September 2026 | 12:14

Public Expose Live 2026, 45 Emiten Siap Buka Kinerja dan Prospek Usaha

Senin, 07 September 2026 | 12:04

Kini Giliran Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Senin, 07 September 2026 | 11:53

Komisi VIII DPR Desak Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:41

Wamenhaj Tekankan Revitalisasi KBIHU dan Pelindungan Jemaah dari Travel Bermasalah

Senin, 07 September 2026 | 11:33

Harga Minyak Naik Lagi Sentuh Level 96 Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:25

Ombudsman Soroti Peredaran Narkoba dan Pungli di Lapas

Senin, 07 September 2026 | 11:21

Cadangan Devisa RI Agustus 2026 Capai Rp2.582 Triliun, Naik 1,2 Miliar Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:19

Belanja Mitigasi Jadi Investasi Hadapi Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:12

Selengkapnya