Berita

Suhardi Alius/BNPT

Pertahanan

Kepala Daerah Ingin Pencegahan Terorisme Bisa Lebih Membumi

RABU, 28 NOVEMBER 2018 | 16:13 WIB | LAPORAN:

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyambut positif permintaan para bupati dan walikota agar memberikan paduan dan pelatihan bagi para petugas terkait di masing-masing daerah.

Permintaan para bupati dan walikota itu disampaikan usai Kepala BNPT, Komjen Suhardi Alius memberikan paparan pada gelombang kedua Pembekalan Kepemimpinan Pemerintahan Dalam Negeri bagi Bupati/Wali Kota, Wakil Bupati/Wakil Wali Kota, dan ketua DPRD Tahun 2018 di Auditorium BPSDM Kemendagri, Jakarta Pusat, Rabu (28/11).

Sebelumnya Suhardi memaparkan bagaimana peran pemerintah daerah dalam rangka mengurai dari hulu masalah radikalisme dan terorisme. Terutama bagaimana cara-cara pencegahannya sehingga bisa dieliminasi dan dideteksi untuk memberikan solusi terkait masalah radikalisme dan terorisme di daerah.


"Responnya sangat luar biasa, mereka langsung mengundang kami (BNPT) agar segera turun ke daerah memberikan panduan. Kami (BNPT) menyambut baik permintaan dan akan turun ke daerah untuk memberikan panduan kepada mereka agar pencegahan terorisme ini bisa lebih membumi," ujar Komjen Suhardi Alius.

Mantan Kapolda Jawa Barat ini mengajak seluruh kepala daerah ini untuk merawat situasi kondusif yang ada sekarang. Ini penting karena kondisi kondusif ini bisa dirusak dalam tempo singkat oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab seperti penganut radikalisme dan terorisme.

Ia menilai, pencegahan dan deteksi dini sangat penting dalam penanganan masalah radikalisme dan terorisme.

Tidak hanya kepala BNPT yang rajin memberikan pemahaman dan sosialiasi ke berbagai kalangan, juga melalui Subdit Pemberdayaan masyarakat bersama Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT), dan Subdit Pengawasan, yang langsung terjun ke daerah-daerah untuk penguatan sinergi dengan pemerintah daerah.

"Kami tidak bisa menghalangi mereka (kelompok- atau mantan teroris) masuk dan berinteraksi di masyarakat . Nah bagaimana mekanisme dan threatmentnya? Itu harus kita sesuaikan karena mereka punya latar belakang ideologi berbeda," tutur mantan Kabareskrim Polri ini.

Menurut Suhardi, peran kepala daerah sangat signifikan dalam membantu tugas BNPT menangani terorisme, terutama bagi mantan teroris. Pasalnya, setiap mantan teroris yang sudah menjalani proses deradikalisasi, pasti kembali ke masyarakat di berbagai daerah.

Selanjutnya menjadi tugas kepala daerah untuk memonitor dan memberikan akses mantan napi terorisme tersebut untuk kembali bermasyarakat.[wid]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya