Berita

Migran dari Amerika Tengah melarikan diri dari serangan gas air mata/Reuters

Dunia

Trump: Penggunaan Gas Air Mata Di Perbatasan Meksiko Sudah Tepat

RABU, 28 NOVEMBER 2018 | 07:27 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump membela penggunaan gas air mata pada kerumunan migran yang berusaha menyeberangi perbatasan Amerika Serikat-Meksiko pada hari akhir pekan kemarin.

Berbicara di Mississippi pada Selasa (27/11), Trump mengatakan bahwa  agen perbatasan telah melakukan tindakan yang tepat dengan menggunakan gas air mata.

"Inilah intinya, tidak ada yang datang ke negara kita kecuali mereka datang secara legal," kata Trump seperti dimuat BBC.


Dia menambahkan, gas yang digunakan sangat aman dan merupakan bentuk yang sangat kecil dari gas air mata.

Namun pernyataannya tersebut bertentangan dengan pernyataan beberapa wartawan di tempat kejadian, yang mengatakan gas air mata itu menyakitkan bahkan dari jarak yang cukup jauh.

Trump menambahkan, agen perbatasan dipaksa melakukan aksi tersebut karena situasi yang terjadi.

Konfrontasi akhir pekan kemarin terjadi setelah ratusan migran di perbatasan Tijuana berusaha menembus hambatan yang memisahkan Meksiko dari Amerika Serikat.

Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan Amerika Serikat, yang mengawasi perbatasan, mengatakan personilnya telah diserang dan dihantam batu oleh para migran.

Perempuan dan anak-anak termasuk di antara mereka yang mencoba melindungi diri mereka dari gas air mata yang ditembakkan oleh pihak berwenang. Hal itu memicu kecaman dari aktivis dan beberapa politisi. [mel]


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Jutaan Orang Tak Sadar Terkena Diabetes

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:17

Kejati Sumut Lepaskan Tersangka Penadahan Laptop

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:00

Sektor Energi Indonesia Siap Menggebrak Melalui Biodisel 50 Persen dan PLTN

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:35

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

Pasal Pembuka, Pasal Pengunci

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:21

Eggi Sudjana Perburuk Citra Aktivis Islam

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:19

Pratikno dan Jokowi Harus Dihadirkan di Sidang Sengketa Ijazah KIP

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:03

Dugaan Pengeluaran Barang Ilegal di Cileungsi Rugikan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:45

Eggi Sudjana Konsisten Meyakini Jokowi Tak Punya Ijazah Asli

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:15

Selengkapnya