Berita

Theresa May/Net

Dunia

Jika Kesepakatan Brexit Ditolak Parlemen, Inggris Akan Maju Tanpa Arah

SELASA, 27 NOVEMBER 2018 | 21:36 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perdana Menteri Inggris Theresa May memperingatkan bahwa Inggris akan didorong ke arah yang tidak jelas jika parlemen menolak kesepakatan Brexit yang dia negosiasikan dengan Uni Eropa.

Diketahui bahwa kesepakatan Brexit yang diusulkan dan dinegosiasikan oleh May denan Uni Eropa berhasil mencapai kata sepakat akhir pekan kemarin. Berdasarkan kesepakatan tersebut, Inggris akan meninggalkan blok tersebut pada bulan Maret 2019 dengan hubungan perdagangan dekat yang berkelanjutan.

Namun, kesepakatan Brexit dengan Uni Eropa itu masih harus mendapat persetujuan dari parlemen Inggris. Parleman akan menggelar pemungutan suara pada 11 Desember mendatang untuk menentukan apakah akan mendukung atau menentang kesepakatan tersebut.


"Tidak ada kesepakatan yang lebih baik," kata May kepada House of Commons awal pekan ini.

"Kami dapat mendukung kesepakatan ini, memberikan suara referendum dan melanjutkan untuk membangun masa depan yang lebih cerah, atau rumah ini dapat memilih untuk menolak kesepakatan ini dan kembali ke titik awal," tambah May.

"Tidak seorang pun tahu apa yang akan terjadi jika kesepakatan ini tidak berhasil. Itu akan membuka pintu untuk lebih banyak pembagian dan lebih banyak ketidakpastian, dengan semua risiko yang akan terjadi," sambungnya seperti dimuat Reuters.

May telah memperingatkan anggota parlemen bahwa jika mereka menolaknya, Inggris dapat menghadapi kemungkinan hengkang dari Uni Eropa tanpa kesepakatan. Hal itu berpotensi merugikan ekonomi terbesar kelima di dunia itu.

Uni Eropa juga telah jelas bahwa ada sangat sedikit keinginan untuk membuka kembali negosiasi Brexit jika parlemen menolaknya. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Jutaan Orang Tak Sadar Terkena Diabetes

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:17

Kejati Sumut Lepaskan Tersangka Penadahan Laptop

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:00

Sektor Energi Indonesia Siap Menggebrak Melalui Biodisel 50 Persen dan PLTN

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:35

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

Pasal Pembuka, Pasal Pengunci

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:21

Eggi Sudjana Perburuk Citra Aktivis Islam

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:19

Pratikno dan Jokowi Harus Dihadirkan di Sidang Sengketa Ijazah KIP

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:03

Dugaan Pengeluaran Barang Ilegal di Cileungsi Rugikan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:45

Eggi Sudjana Konsisten Meyakini Jokowi Tak Punya Ijazah Asli

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:15

Selengkapnya