Berita

Buku Korsa/Net

Politik

Buku Kebohongan Jokowi Soal Agraria Disebar Ke Desa-Desa

SELASA, 27 NOVEMBER 2018 | 13:15 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Buku Sertipikat Untuk Rakyat Mana? akan segera turun cetak selanjutkan diluncurkan pada 7 Desember 2018. Buku ini disusun Komunitas Relawan Sadar Indonesia (Korsa).

Buku yang berisi membongkar kebohongan program land reeform (reformasi agraria) Presiden Joko Widodo ini adalah buku sederhana yang memuat gambar dan karikatur lengkap dengan penjelasan.

"Ini buku rakyat, ada gambarnya," kata Koordinator Pusat Korsa, Amirullah Hidayat, Selasa (27/11).


Edisi pertama, buku kebohongan Jokowi soal agraria yang berisi 22 halaman ini akan dicetak sebanyak 100 ribu eksemplar.

"Buku ini nantinya akan kami bagikan kepada petani di desa-desa. Yang pertama, kami sebar ke pulau Jawa, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat," ujar Amir yang juga kader muda Muhammadiyah ini.

Jelas Amir, rakyat khususnya masyarakat desa harus dicerdaskan terkait kebohongan Jokowi soal reformasi pertanahan yang digaung-gaungkan pada Pilpres 2014 lalu.

Yang mana, lanjut dia, reformasi agraria yang dicita-citakan dalam Nawacita adalah mengembalikan tanah rakyat yang disita atau dirampas oleh pengusaha dan penguasa orde baru.

"Bukan bagi-bagi sertifikat seperti sekarang yang ramai dipamerkan Jokowi," tutup Amir. [rus]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Kasus Korupsi Kuota Haji Masuk Babak Baru, Gus Yaqut Cs Dilimpahkan ke JPU KPK

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:19

Kericuhan Warnai Kongres VII BM PAN di Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:12

Purbaya Bidik Ekonomi Digital hingga Sektor Informal untuk Dongkrak Penerimaan Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:10

Trump Sebut Mojtaba Khamenei Nyaris Tumbang, Militer Iran Hancur

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:08

DPR Ingin Rampungkan RUU Perampasan Aset Tahun Ini

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00

JPO Tendean Rusak Berat Ditabrak Truk, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Saham Shell Menguat Usai Divestasi Bisnis Energi Terbarukan di India

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Bantah Isu Penolakan, DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Berproses

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:44

BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026, Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:21

Indonesia Harus Benahi Regulasi dan Insentif untuk Perkuat Filantropi

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:19

Selengkapnya