Berita

Najib Razak/Net

Dunia

Najib Razak Pernah Perintahkan Perubahan Laporan Audit 1MDB

SENIN, 26 NOVEMBER 2018 | 13:30 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kantor mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak memerintahkan perubahan pada laporan audit tahun 2016 dari dana negara 1MDB yang dilanda skandal.

Termasuk dari perubahan yang dilakukan adalah menghapus penyebutan kehadiran pemodal Low Taek Jho pada pertemuan dewan.

Begitu keterangan otoritas Malaysia seperti dimuat Reuters (Minggu, 25/11).


Dalam sebuah pernyataan tertanggal Sabtu (24/11), auditor jenderal Malaysia Madinah Mohamad mengatakan beberapa temuan dari laporan audit yang disampaikan pada bulan Februari 2016 kepada Najib telah diubah.

"Mantan perdana menteri memerintahkan penghapusan paragraf yang berisi dua versi pernyataan keuangan 1MDB untuk tahun yang berakhir tahun 2014 dan mengarahkan penyelidikan untuk dilakukan oleh pihak penegak hukum," begitu keterangan temuan tersebut yang disampaikan Madinah.

Dia menambahkan, laporan audit sebelum amandemen telah diajukan ke Komisi Anti Korupsi Malaysia (MACC) dan polisi untuk penyelidikan lebih lanjut.

Menurut otoriras Malaysia dan Amerika Serikat yang melakukan penyelidikan skandal tersebut, pemodal Low telah digambarkan sebagai pemain sentral dalam dugaan korupsi dan pencucian uang pada 1MDB.

Dia tidak memiliki peran resmi dalam 1MDB, tetapi dia disebut-sebut berperan dalam investasi dan bernegosiasi penawaran untuk dana tersebut.

Senentara itu Najib yang digulingkan dalam pemilihan 9 Mei lalu oleh Perdana Menteri Mahathir Mohamad, menghadapi berbagai tuduhan korupsi, penyalahgunaan wewenang dan pelanggaran kriminal yang terkait dengan 1MDB. Dia mengaku tidak bersalah atas semua tuduhan dan secara konsisten membantah melakukan kesalahan. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Jutaan Orang Tak Sadar Terkena Diabetes

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:17

Kejati Sumut Lepaskan Tersangka Penadahan Laptop

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:00

Sektor Energi Indonesia Siap Menggebrak Melalui Biodisel 50 Persen dan PLTN

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:35

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

Pasal Pembuka, Pasal Pengunci

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:21

Eggi Sudjana Perburuk Citra Aktivis Islam

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:19

Pratikno dan Jokowi Harus Dihadirkan di Sidang Sengketa Ijazah KIP

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:03

Dugaan Pengeluaran Barang Ilegal di Cileungsi Rugikan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:45

Eggi Sudjana Konsisten Meyakini Jokowi Tak Punya Ijazah Asli

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:15

Selengkapnya