Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Cekcok Dukungan Pilpres, Idris Tembak Mati Tukang Gigi

SENIN, 26 NOVEMBER 2018 | 08:23 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

RMOL.  Kepolisian Resor (Polres) Sampang, Jawa Timur tidak butuh waktu lama mengungkap motif Idris menembak Subaidi yang berprofesi tukang gigi hingga meninggal. Keduanya terlibat cekcok akibat perbedaan dukungan calon presiden.

"Korban mengunggah video tersangka di Facebook dan dengan kata-kasar hingga mengancam akan membunuh tersangka. Makanya sakit hati," kata Kapolres Sampang AKBP Budi Wardiman, seperti dilansir Kantor Berita RMOLJatim, Minggu (25/11)

Budi menjelaskan kronologi penembakan tersebut bermula dari unggahan di media sosial Facebook. Idris mengomentari sebuah foto tentang ancaman seseorang terhadap satu pendukung calon presiden dengan tulisan "Siapa pendukung capres ini akan merasakan pedang ini".


Tersangka pun memberi komentar dalam status itu dengan "Saya ingin merasakan tajamnya pedang itu".

Kemudian, Idris didatangi beberapa orang, di antaranya pemilik foto yang menanyakan maksud dari komentar Idris.

Kedatangan sejumlah orang itu ke rumah Idris terekam dalam sebuah video yang kemudian diunggah Subaidi ke Facebook.

"Nah, usut punya usut ternyata HP (isi rekaman video) ini pernah dijual ke toko,  lalu dijual lagi dan sampailah di tangan korban." demikian Budi. [jto]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya