Berita

Imam Nahrawi/Net

Hukum

Menpora Terkejut Dana Kemah Pemuda Islam Disidik Polisi

MINGGU, 25 NOVEMBER 2018 | 14:39 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

. Penyidikan dugaan penyimpangan dana apel dan kemah pemuda Islam 2017 yang melibatkan organisasi Pemuda Muhammadiyah dinilai sebagai upaya menjatuhkan nama organisasi tersebut, termasuk Ketua Umumnya, Dahnil Anzar Simanjuntak

"Saya rasa ini ada yang sengaja mencari celah, kan ini menjelang Muktamar Pemuda Muhammadiyah," ujar Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrowi, seperti dilansir Kantor Berita RMOLJatim, Minggu (25/11).

Imam pun mengakui jika dirinya sebagai inisiator kegiatan apel dan kemah pemuda Islam pada 2017.


"Apa yang digagas itu sesuai dengan prosedur. Makanya ketika ada penyidikan  aparat kepolisian terkait  dana kegiatan kemah yang  diduga terjadi penyimpangan saya  terkejut," terang Imam.

Imam menjelaskan tujuan dari kegiatan yang digagasnya itu mulia. Dimana GP Ansor dan Pemuda Muhammadiyah bertemu menjalin ukhuwah.

Imam juga mengatakan bahwa dirinya sudah bertemu Dahnil. "Kepada Dahnil, saya sampaikan tolong cari tahu siapa pelapornya. Jangan sampai kemudian menuduh bahkan membawa sesuatu yang tidak penting dipublikasikan," terang Imam.

Kata Menpora dari kajian dan hitung-hitungan yang dilakukan Kemenpora semua sudah sesuai, hal itu terbukti dikucurkannya alokasi anggaran kegiatan baik untuk GP Ansor dan Pemuda Muhammadiyah. Bahkan, telah dilakukan pemeriksaan oleh BPK, tetap saja tak ditemukan temuan apa pun.

Meski demikian, Imam tak ingin kemudian muncul saling tuduh di antara pihak-pihak yang terlibat.

"Saya sampaikan bahwa pemeriksaan waktu itu tidak ada (temuan) apapun dari BPK, kemudian tiba-tiba muncul kasus ini," sergah Imam.

Imam Nahrowi tidak ingin kegiatan yang digelar pada tahun 2017 itu mencederai niatan mulia dua kekuatan besar ormas Islam terbesar yang belum pernah terjadi.

"Sekarang ini cari pelapornya, motifnya apa. Kalau misalnya motifnya Internal kenapa dibesarkan seperti ini. Silakan tanya Pak Dahnil kemarin sudah membuka file pada saya, memang menjelang Muktamar Pemuda Muhammadiyah ada calon yang didorong pihak lain," pungkas Imam. [jto]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya