Berita

Pertahanan

Di AARM Ke-28, Kontingen TNI AD Pecahkan Rekor Peraihan Medali Emas

SABTU, 24 NOVEMBER 2018 | 11:57 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

. Lapangan 400 Terendak Camp, Melaka, Malaysia, menjadi saksi kedigjayaan Kontingen Indonesia, pada Lomba Tembak Asean Armies Rifle Meet (AARM) ke-28 tahun 2018.

Tidak hanya memastikan kembali juara umum, namun dengan jumlah 32 emas, Tim TNI AD berhasil memecahkan rekor raihan emas yang diperoleh tahun sebelumnya.

"Tahun lalu, kita menjadi juara AARM dengan 9 Trophy dan 31 Emas, oleh karenanya dengan perolehan 9 Trophy dan 32 emas kali ini, kontingen  kita tidak hanya memastikan juara , tapi juga berhasil menjawab tantangan pimpinan TNI AD yaitu memecahkan rekor medali," ungkap Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Candra Wijaya seperti dilansir Kantor Berita RMOLJabar, Sabtu (24/11).


Dikatakan Candra, pada tahun 2017 di Singapura, Kontingen TNI AD berhasil menjadi juara dengan 9 Trophy, 31 medali emas, 10 perak dan 10 perunggu. Capaian tersebut juga memecahkan rekor tahun  2016, yaitu 6 piala, 21 medali emas, 15 perak, dan 14 perunggu.

"Ini prestasi yang membanggakan, dan menunjukan bahwa prajurit TNI AD dengan senjata dari produksi anak bangsa masih jadi yang terbaik di Asia Tenggara," ungkap Candra.

Tercatat semenjak kesertaannya dari tahun 1991, Kontingen TNI AD berhasil merebut  juara umum AARM sebanyak 12 kali yaitu tahun 1992, 2004, 2006, 2008 s.d 2014, 2016 s.d 2017.

"Tahun 2015, juara umum direbut Thailand yang ketika juga sebagai tuan rumah. Alhamdulillah, tahun 2016 hingga sekarang kembali ke Indonesia," paparnya.

Menurut lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1991 ini, perolehan trophy dan medali tersebut tidak mudah, karena dalam pertandingan berlangsung dengan kompetisi yang ketat.

"Jika tidak fokus dan ditambah keyakinan diri, kita bisa lewat (kalah) oleh yang lain, terutama Thailand," tegasnya.

Berikut Perolehan Trophy Hari ke-7:
1. Indonesia (9 Trophy, 32 Emas, 13 Perak, 10 Perunggu)
2. Thailand (2 Trophy, 6 Emas, 22 Perak, 10 Perunggu)
3. Filiphina (2 Emas, 4 Perak, 12 Perunggu).
4. Myanmar (1 Trophy, 2 Emas,1 Perak)
5. Vietnam (1 Trophy, 1 Emas 1 Perunggu)
6. Malaysia (1 Perak, 7 Perunggu)
7. Brunei (1 Perak)
8. Singapura (1 Perunggu)
9. Laos (1 Perunggu)
10. Kamboja ( - )

Dijadwalkan pada hari ketujuh, Sabtu (24/11/2018), Kontingen Indonesia akan bertanding kembali untuk memperebutkan  emas pada cabang senapan Match 5 dan Match 3 SO. [jto] 

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kemitraan PLN Perkuat KDKMP jadi Penggerak Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 06:16

Pemerintah Serap Masukan Akademisi hingga Peneliti untuk Perkuat Ekonomi Biru

Jumat, 16 Oktober 2026 | 05:53

Tak Hanya Tunjuk Kepala Baru, Pemerintah Diminta Serius Benahi BNPB

Jumat, 16 Oktober 2026 | 05:23

BUK dan Bukti Kegagalan SKK Migas

Jumat, 16 Oktober 2026 | 04:59

Korupsi Dana Bencana Bentuk Pengkhianatan terhadap Amanah Kemanusiaan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 04:29

Wajah Muda Kemiskinan yang Berubah

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:58

Maruli Berjabat Tangan dengan Gibran

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:29

Lokasi Ledakan di Pasar Cimanggis-Ciputat Bukan SPPG

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:00

Selain Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala Perwakilan BPK Jateng Ahmad Luthfi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 02:45

Perpaduan Kekuatan Laut dan Udara Warnai Demo Pendaratan Amfibi di Pantai Banongan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 02:08

Selengkapnya