Berita

Dolce and Gabbana/Net

Dunia

Dituduh Rasis, Situs Belanja Online China Tarik Produk Dolce & Gabbana

JUMAT, 23 NOVEMBER 2018 | 12:54 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Produk-produk dari merk fashion ternama Dolce & Gabbana ditarik dari situs e-commerce China pekan ini.

Penarikan ini dilakukan sebagai reaksi terhadap kampanye iklan yang kontroversial dari merk asal Italia itu.

Iklan kontroversial itu diunggah pekan lalu. Iklan menunjukkan seorang model China berjuang untuk makan pasta dengan sumpit.


Pihak perusahaan juga meminta maaf atas posting media sosial yang mengkritik orang-orang China. Pihak perusahaan berdalih, media sosial mereka telah diretas.

Kontroversi ini berisiko mengasingkan merk ini dari salah satu pasar mewah terbesar di dunia.

Perusahaan Italia ini bahkan membatalkan peragaan busana di Shanghai awal pekan ini karena masalah ini. Perusahaan dituduh rasis.

Bukan hanya itu, grup e-commerce Secoo Holding mengatakan telah menarik produk Dolce & Gabbana, sementara platform e-commerce China Kaola juga mengatakan telah menghapus merek dari situsnya. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya