Berita

Mardani Ali Sera/Net

Politik

Ide Inisiator #2019GantiPresiden, Guru First Class Digaji Rp 20 Juta

JUMAT, 23 NOVEMBER 2018 | 07:43 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Masa depan pendidikan Indonesia ada di tangan para guru. Sehingga menjadi wajar jika guru diberi apresiasi besar melalui kenaikan gaji.

Inisiator Gerakan #2019GantiPresiden, Mardani Ali Sera berjanji akan memperjuangkan gaji Rp 20 juta per bulan untuk para guru terbaik.

“Angka Rp 20 juta kelihatan besar, tapi untuk mendapatkan SDM (sumber daya manusia) terbaik, maka mulailah dengan memberi penghargaan terbaik. Program pribadi memuliakan guru ini mulai saya sampaikan ke PKS,” tuturnya, Kamis (22/11).


Dia menjelaskan, angka besar itu dimaksudkan untuk menggugah semua pihak agar perhatian pada dunia pendidikan. Ketua DPP PKS itu juga menjelaskan bahwa gaji Rp 20 juta per bulan hanya akan diberikan kepada guru-guru yang memiliki kapasitas terbaik.

“Angka Rp 20 juta adalah kategori guru first class yang punya kapasitas dan kemampuan mengajar, manajerial, serta menginspirasi murid,” tuturnya.

Atas alasan itu, dia meminta publik tidak pesimis dengan janji program yang akan diusungnya itu. Apalagi, guru-guru terbaik yang digaji besar bertanggung jawab  mencetak generasi bangsa, menjadikan anak cerdas dan mampu bersaing dengan bangsa lain.

“Ada guru kelas B dan C yang mesti meningkatkan diri segera dan kapasitas. Tentu dengan take home pay di bawah Rp 20 juta. Percayalah, investasi terbaik adalah investasi pada sumber daya manusia melalui pendidikan,” tukasnya. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya