Berita

Postingan Candra/Net

Nusantara

Posting Ujaran Kebencian Terhadap Polri, Candra Harmoko Ditangkap

RABU, 21 NOVEMBER 2018 | 14:21 WIB

Seorang pemuda bernama Candra Harmoko ditangkap polisi karena memposting tulisan berisi ujaran kebencian dan penghinaan terhadap institusi Polri dan Kapolri. Hinaan itu diunggahnya  pada akun facebook miliknya, Candra Miyoshe (Cambok).

'Kau rasakan juga kan bogeman aku polisi bangsat, masih sabara aja belagu, jangan kau kira aku takut ama uniform kau biadab, bila perlu Kapolrimu ku bantai biadap, disini anak pejuang bos, darah pejuang mengalir dlm diri saya. Saya ingatkan pada jajaran kepolisian, jangan anggap sebelah mata trhdp kami anak keturunan VETERAN/Pejuang, kami satu2nya anak keturunan veteran pewaris tunggal Legiun yng ber'organisasi PPM yg memiliki SKEP KEPRES, biar kalian tau, kami memang sedikit namun mematikan. Boleh dicoba!!! jangankan jajaran POLRI, keturunan PKI kami hanguskan tiada bekas di bumi NKRI. Jangan kalian macam2 dengan kami anak PPM ya tikus curut. kalian jual kami BANTAI. Tanhana dharma Mangrwa. Merdeka!!!!!!!!!!!', demikian dipostingnya pada akun miliknya pada tanggal 19 Oktober 2018 sekitar pukul 18.49 WIB.

Candra ditangkap aparat Polres Tapanuli Tengah  di rumahnya di Jalan Lestari No 18 Lingkungan VI, Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Padang Sidimpuan Selatan, Kota Padang Sidimpuan.  


Kasat Reskrim Polres Tapanuli Selatan, AKP Ismawansa mengatakan postingan tersebut mengandung ujaran kebencian dan penghinaan terhadap institusi Polri termasuk Kapolri. Karenanya mereka langsung melakukan penanganan dengan harapan hal ini tidak memunculkan keresahan ditengah masyarakat.

“Dari hasil pemeriksaan diketahui sebab dan tujuannya Candra memposting teks tersebut beralasan untuk membuat ricuh media social dan menarik perhatian," kata Ismawansa seperti dilansir Kantor Berita RMOLSumut, Rabu (21/11).

Selain menangkap pelaku, petugas juga menyita beberapa barang bukti seperti HP merk Oppo A7 warna hitam dan juga kartu sim yang digunakan oleh pelaku dalam memposting kata-kata tersebut. [yls]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Jenderal Agus Subiyanto Tinjau Gladi Bersih Upacara HUT Ke-81 TNI

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:11

Rayakan Milad ke-81, GPI Gelar Sidang Dewan Organisasi di Bogor

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:22

Jalan Panjang Brigjen Ami Prindani Hingga Jadi Kadensus 88 Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Kurikulum Berbasis Cinta Dorong Pesantren Tanamkan Kesadaran Ekologi

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

PKPA Peradi Profesional Raih Rekor MURI Peserta Terbanyak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:52

Trump Pangkas Dana Iklim Global, Program Konservasi Orangutan RI Ikut Kena Imbas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:22

Ekspor Lesu - Stok Melonjak: Harga Minyak Sawit Mentah Catat Penurunan Mingguan Kedua

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:57

PP GPI Apresiasi Gebrakan Reformasi Suyudi di Tubuh Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:45

DOJ Tutup Kasus Powell, Proyek Renovasi Fed Masih Berujung Audit

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:31

Selengkapnya