Berita

Politik

BPK Bantah Ada Penyelewengan Rp 900 Miliar Di Inasgoc

RABU, 21 NOVEMBER 2018 | 06:27 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) meluruskan tentang tudingan yang menyebut ada penyalahgunaan anggaran yang dilakukan Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (Inasgoc).

Tidak tanggung-tanggung, besaran penyelewangan yang dituding terjadi di organisasi pimpinan Erick Thohir itu mencapai Rp 900 miliar.

Anggota BPK RI Achsanul Qosasi meluruskan bahwa tudingan itu tidak benar. Dia mengakui memang saat Inasgoc berdiri ada sejumlah penyalahgunaan dana yang ditemukan dalam audit BPK tahun 2017. Namun, sejumlah pihak telah ditetapkan tersangka dan ditahan.


Pemerintah, sambungnya, juga telah kooperatif memberhentikan sejumlah pengurus Inasgoc yang diduga menyalahgunakan anggaran.

"LHP (Laporan Hasil Pemeriksaan) BPK memberikan nama-nama yang terindikasi dan kemudian Erick Thohir meminta kepada wapres untuk mengganti beberapa personil bermasalah," tutur Qosasi, Selasa (20/11).

Atas alasan itu, dia membantah isu tentang penyalahgunaan anggaran sebesar Rp 900 miliar.

Untuk saat ini, BPK memberi waktu kepada Inasgoc untuk mempersiapkan pertanggungjawaban anggaran. Pertanggungjawaban itu harus rampung enam bulan usai penutupan Asian Para Games.

“Itu angka besar, dan jika ada, tidak mungkin luput dari temuan pemeriksaan. Tim BPK ada di Inasgoc sampai dengan sekarang,” ujarnya.

“BPK akan audit Inasgoc dan KONI/KOI, di Semester I-2019. Saat ini bbrp dokumen sudah dikumpulkan, mereka sedang melengkapinya sesuai tata kelola keuangan negara,” tukas Qosasi. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya