Berita

Stadion BMW/Net

Nusantara

Bila Gagal Bangun Stadion BMW, Jakpro Tak Ambil Pusing

RABU, 21 NOVEMBER 2018 | 05:38 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

PT Jakarta Propertindo (Jakpro) tak ambil pusing jika proyek pembangunan Stadion BMW batal dikerjakan, lantaran ditolak kalangan DPRD DKI Jakarta.

"Tadi malam DPRD inginnya stadion dikasih ke Dinas Olahraga dan Pemuda (Dispora) DKI, yang jelas proyek inginnya diserahkan ke Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) saja. Kalau kami tidak ada masalah apapun keputusannya," kata Sekretaris PT Jakpro, Hani Sumarno di Jakarta, dilansir Kantor Berita RMOLJakarta, Selasa (20/11).

Desakan DPRD untuk menyerahkan proyek stadion yang lebih dikenal sebagai Stadion Taman Bersih, Manusiawi dan Berwibawa (BMW) itu diduga karena masalah pengembalian penyertaan modal daerah (PMD) sebesar Rp 650 miliar yang belum terserap.


Awalnya dana tersebut akan dipakai untuk mengakusisi 49 persen saham PT Astratel Nusantara di PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) pada tahun 2013 silam, namun tak jadi dipakai dan digunakan untuk membiayai sejumlah proyek lain.

Hani mengaku keputusan itu belum paripurna, tapi DPRD dalam rapat pada hari Senin (19/11), menginginkan proyek dipegang satuan kerja perangkat daerah (SKPD) DKI.

"Belum paripurna, cuma arahnya memang ke sana tapi intinya Jakpro tidak dibahas untuk terima proyek itu, tapi lebih mendesak Dispora DKI. SKPD memang domainnya di olahraga," tegas Hani.

Disinggung mengenai persiapan proyek Stadion BMW yang tinggal dieksekusi, tetapi sepertinya tidak akan diteruskan, Hani mengatakan itu hal biasa dan sudah ada mitigasi perusahaan terhadap kemungkinan kerugian. "Kalau harus mengembalikan dana Rp 650 miliar itu kami siap," tambahnya lagi.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meminta dukungan kepada para suporter Persija dan Jakmania untuk membangun Stadion BMW di kawasan Jakarta Utara.

Adapun alasannya menugaskan PT Jakpro untuk membangun Stadion BMW, agar pengelolaannya tidak seperti Gelanggang Olahraga (GOR) sebelumnya.

Menurut Anies, stadion BMW nantinya harus menjadi salah satu ikon DKI yang dikelola secara bisnis yang baik. Karena itu pengelolaannya harus entitas bisnis. Selanjutnya, stadion BMW tersebut bisa dimanfaatkan untuk sarana sepak bola. [jto]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya