Berita

Carlos Ghosn/BBC

Dunia

Saham Nissan Dan Mitsubishi Mesorot Pasca Penangkapan Carlos Ghosn

SELASA, 20 NOVEMBER 2018 | 13:36 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Saham Nissan dan Mitsubishi merosot di awal perdagangan Tokyo awal pekan ini setelah penangkapan ketua Nissan Carlos Ghosn.

Dia ditangkap karena dituduh kurang melaporkan pendapatannya sebesar 5 miliar yen selama lima tahun terakhir. Selain itu, dia juga dikatakan telah menggunakan aset perusahaan untuk tujuan pribadi.

Ghosn merupakan pemimpin aliansi Jepang-Perancis Renault-Nissan-Mitsubishi.


Baik pihak Nissan maupun Mitsubishi mengatakan mereka sedang mempersiapkan untuk menyingkirkan Ghosn dari jabatannya.

Akibat penangkapan tersebut, saham Nissan turun sekitar 4 persen dan saham Mitsubishi juga turun lebih dari 7 persen.

Sementara itu, saham Renault kehilangan lebih dari 8 persen di Eropa.

Dalam konferensi pers pada Senin malam (19/11), pihak Nissan mengatakan penyelidikan internal telah mengungkapkan tindakan pelanggaran yang signifikan.
 Chief Executive Nissan Hiroto Saikawa mengatakan terlalu banyak kewenangan diberikan kepada satu orang.

"Saya harus mengatakan bahwa ini adalah sisi gelap dari era Ghosn yang berlangsung untuk waktu yang lama," kata Hiroto seperti dimuat BBC. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya