Berita

PLBN Entikong/Net

Pertahanan

TNI Bebaskan 25 WNI Yang Ditangkap Tentara Malaysia

SELASA, 20 NOVEMBER 2018 | 00:16 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

. Sebanyak 25 Warga Negara Indonesia (WNI) berhasil dibebaskan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) TNI setelah ditangkap tentara Malaysia.

"WNI itu diamankan (tentara Malaysia) karena kedapatan membawa barang ilegal dari wilayah Malaysia," kata Kepala Penerangan Kodam XII/Tanjungpura, Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe, malam tadi (Senin, 19/11).

Aulia menjelaskan kasus ini berawal dari informasi masyarakat soal adanya aktifitas penyelundupan barang ilegal dari Malaysia ke Indonesia.


"Info itu ditindaklanjuti oleh Satgas Pamtas dengan melaksanakan pengecekan di sektor kiri dan kanan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kalimantan Barat," tambah Aulia.

Nah, lanjut Aulia, di saat melakukan penyisiran di sektor kiri PLBN,  terdengar suara keributan di dekat patok batas D-126. Setelah didekati ke sumber suara didapatkan 1 tim tentara Malaysia sedang mengamankan WNI yang membawa barang ilegal.

"Saat itu tentara Malaysia bersikeras untuk membawa puluhan WNI tersebut diproses lebih lanjut ke Polis Diraja Malaysia dan Bea Cukai Malaysia," cerita Aulia.

Namun, pihak TNI bernegosiasi dengan pihak tentara Malaysia, dan berhasil.

"Akhirnya disepakati  bahwa 25 orang WNI yang telah diamankan pihak tentara Malaysia diserahkan kepada pihak Satgas Pamtas Yonif 511/DY dan telah dibawa ke PLBN Entikong," demikian Aulia. [jto]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya