Berita

Foto: RMOL

Dunia

15 Negara Ikut Kursus Reguler Kelapa Sawit Di Bogor Dan Jambi

SENIN, 19 NOVEMBER 2018 | 12:38 WIB | LAPORAN:

Kursus Reguler Kelapa Sawit 2018 secara resmi dibuka pada hari ini (Senin, 19/11) hingga sepekan ke depan.

Para peserta dari 15 negara. Mereka yang akan memperkenalkan program minyak kelapa sawit di negaranya masing-masing

Kursus Reguler Kelapa Sawit 2018 melalui Badan Pengembangan dan Penilaian Kebijakan Kementerian Luar Negeri ini bekerja sama dengan Badan Pengelolaan Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS), Institut Pertanian Bogor dan Universitas Jambi.


Wakil Menteri Luar Negeri, Mochammad Abdurahman Fachir mengatakan, kursus tersebut komitmen pemerintah Indonesia bahwa industri sawit sangat berkesinambungan

"Dan kita mencoba mengkombinasikannya dengan tujuan-tujuan dari Suistainable Development Goal's (SDG's)," ujar Wamenlu Fachir usai membuka Regular Oil Palm Course 2018 di Ruang Nusantara, Kemenlu, Jakarta Pusat, Senin (19/11).

Pelaksanaan kursus dibagi dua lokasi. Masing-masing tiga hari di Bogor, dan enam harinya di Jambi dengan latar peserta mulai konsultan, peneliti, aktivis lingkungan dan akademisi. Para peserta ini berasal dari Australia, Belanda, Ceko, Hongaria, Inggris, Italia, Prancis, Polandia, Rusia, Slovakia, dan Spanyol.

Di tiga hari pertama para peserta akan diberikan pembekalan mengenai kebijakan fakta dan penemuan, bisnis minyak sawit atau struktur organisasi secara umum, serta penelitian dan pengembangan.

Sementara itu dalam lima hari ke depan, para peserta diajak mengunjungi perusahaan minyak sawit di Jambi, terutama yang telah memegang Sertifikat Minyak Sawit Berkelanjutan (ISPO) dan Meja Bundar tentang Sertifikat Minyak Sawit Berkelanjutan.[wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya