Berita

Donald Trump/Net

Dunia

Trump Ogah Dengar Rekaman Pembunuhan Jamal Khashoggi

SENIN, 19 NOVEMBER 2018 | 08:55 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengaku telah diberitahu tentang adanya rekaman suara pembunuhan wartawan Arab Saudi, Jamal Khashoggi di Konsulat Jenderal Arab Saudi di Istanbul, Turki. Namun dia memilih untuk tidak mau mendengarkannya.

"Ini adalah rekaman penderitaan, itu rekaman yang buruk," katanya kepada Fox News Sunday.

Trump menambahkan bahwa dia tidak diharuskan untuk mendengar rekaman itu secara langsung karena dia telah diberi penjelasan lengkap tentang isinya.


"Saya tahu semua yang terjadi di rekaman itu tanpa harus mendengarnya," jelasnya.

"Itu sangat kejam, sangat ganas dan mengerikan," sambung Trump.

Rekaman tersebut dibagikan oleh Turki dengan Amerika Serikat dan sekutu Barat lainnya.

Sebelumnya, CIA telah dilaporkan menyimpulkan bahwa Pangeran Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (MBS) merupakan sosok yang memerintahkan pembunuhan itu. Namun Gedung Putih belum mendukung penilaian itu. [ian]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya