Berita

Jin Yong/Net

Jaya Suprana

Pujangga Legenda Pendekar Rajawali

SENIN, 19 NOVEMBER 2018 | 06:11 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

MESKI tidak menguasai bahasa China, namun melalui terjemahan ke bahasa Indonesia, Inggris, dan Jerman, saya dapat mengagumi mahakarya kesusasteraan China seperti Shui Hu Zhuan oleh Shi Naian, Sam Kok oleh Luo Guanzhong dan See You oleh Wu Cheng'en.

Sementara dua penulis China abad XX yang saya kagumi adalah Lhu Hsun  dan Jin Yong yang belum lama ini pada tanggal 30 Oktober 2018 di Hong Kong meninggalkan dunia fana ini.

Trilogi



Jin Yong yang semula bernama Louis Cha adalah pendiri dan redaksi surat kabar Hong Kong, Ming Pao.

Universitas Cambridge menganugerahkan dua gelar doktor, satu sebagai kehormatan dan satu lagi berdasar penelitian. Jin Yong menggubah belasan epos wu-xia.

Sejak masa remaja saya pribadi mengagumi trilogi Sia Tiauw Eng Hiong, Sin Tiauw Hiap Lu, dan To Liong To yang mulai popular di Indonesia pada tahun 1960an.

Betapa besar pengaruh Jin Yong terhadap kebudayaan China masa kini terbukti pada ketika memulai kerajaan bisnis on-line Alibaba, Jack Ma dengan bangga memberi julukan bagi dirinya sendiri sebagai Feng Qingyang, tokoh legendaris dalam mahakarya Jin Yong, Xiao Ao Jianghu.

Sementara tak kurang dari sang legenda mahabintang, Andi Lau mengawali karier sebagai pemeran Yo Ko dalam serial film televisi, Sin Tiauw Hiap Lu produksi tahun 1983.

A Chinese Lord of The Rings


Belasan epos wu-xia yang ditulis Jin Yong pada kurun waktu  selama 17 tahun sejak 1955 sampai dengan 1972 laris terjual sekitar 300 juta eksemplar di samping digarap sebagai film lepas, serial televisi, game luar biasa popular namun terbatas di kawasan Asia.

Setelah puluhan tahun merajalela di Asia, pada tahun 2018 mahakarya Jin Yong mulai diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh Anna Holmwood.

Penerbitan perdana adalah Sia Tiauw Eng Hiong dialih bahasa Inggeris menjadi “A Hero Born” diterbitkan oleh MacLehose Press serta dipropagandakan sebagai A Chinese Lord of The Rings  sejajar dengan trilogi mahakarya John Ronald Ruel Tolkien. [***]

Penulis adalah pembelajar kebudayaan dunia

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya