Berita

Jamal Khashoggi/Net

Dunia

Ada Kemungkinan Potongan Tubuh Jamal Khashoggi Telah Dibawa Keluar Turki

SENIN, 19 NOVEMBER 2018 | 01:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

. Pembunuh jurnalis Saudi, Jamal Khashoggi, kemungkinan telah mengambil potongan tubuh Khashoggi dan membawanya keluar dari Turki.

Begitu kata Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar seperti dikutip oleh penyiar CNN Turk pada hari Minggu (18/11).

Berbicara di sebuah panel sebagai bagian dari konferensi internasional di Halifax, Kanada, Akar mengatakan bahwa para pembunuh Khashoggi mungkin telah mengambil bagian tubuhnya dari Turki dan memasukkannya ke koper-koper terpisah untuk membawanya keluar dari Turki.


“Salah satu kemungkinan adalah mereka meninggalkan negara itu tiga sampai empat jam setelah melakukan pembunuhan. Mereka mungkin telah mengambil mayat Khashoggi yang terpotong-potong di dalam koper tanpa menghadapi masalah karena kekebalan diplomatik mereka,” begitu kata Akar seperti dimuat ulang Reuters.

Khashoggi yang merupakan kolumnis Washington Post diketahui dibunuh di konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober lalu. Hal tersebut memicu kemarahan global terhadap kerajaan dan penguasa de facto, Putra Mahkota Muhammad bin Salman (MBS). Dia bahkan kerap diisukan mengetahui dan bahkan mendalangi pembunuhan tersebut.

Sebelumnya, pemerintah Turki mengatakan bahwa ada sekelompok orang yang terdiri dari 15 orang terlibat dalam skema pembunuhan Khashoggi. Ada dugaan kuat bahwa tubuh Khashoggi telah dipotong-potong. Para pejabat Turki juga menyerukan penyelidikan apakah mayat itu dilarutkan dalam asam atau dimusnahkan atau dibawa pergi keluar dari Turki. [jto]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya