Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

SP JICT Dinilai Berhasil Terapkan Gerakan Sosial

JUMAT, 16 NOVEMBER 2018 | 02:19 WIB | LAPORAN:

Langkah Serikat Pekerja Jakarta Internasional Container Terminal (SP JICT) dalam memperjuangkan semangat keadilan bagi anggota dan melawan privatisasi pelabuhan patut diapresiasi.

Menurut akademisi Universitas Wijaya Putra, Surabaya Dr. Joko Ismono, serikat pekerja model gerakan sosial tidak hanya berjuang untuk keadilan dan kesejahteraan anggota, melainkan juga tanggap akan persoalan lain yang menyangkut masyarakat luas.

"Model social movement union seperti SP JICT dianggap sudah selesai dengan sistem kesejahteraan internal dan bergerak ke masalah publik yang lebih luas," kata Joko kepada wartawan, Kamis (15/11).


Dia melihat contoh riil model SMU SP JICT yakni perjuangan mengembalikan pelabuhan peti kemas terbesar di Indonesia JICT kembali ke pangkuan negara.

"Saya melihat ini progresif. Pengelolaan pelabuhan secara konstitusi inilah yang sedang diperjuangkan SP JICT," ujar Joko.

Dia juga menilai, dalam perjuangannya, SP JICT dihadapkan pada indikasi kriminalisasi anggota dan potensi pelanggaran HAM oleh perusahaan. Hal itu diperparah dengan pemutusan hubungan kerja (PHK), union busting dan intimidasi lewat aksi penembakan kendaraan milik anggota serikat.

Joko pun menekankan pentingnya pelabuhan dikelola dengan semangat nasionalisme yang tinggi. Sebab, pengelolaan JICT oleh negara sangat strategis karena menyangkut hajat hidup orang banyak dan terdapat aspek kedaulatan.

"Aspek kedaulatan ini penting. Bahaya jika hasil dari perpanjangan kontrak JICT, negara tidak dirasakan hadir dalam mengelola gerbang ekonomi nasional ini," jelasnya. [wah] 

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya