Berita

Eddy Soeparno/RMOL

Politik

Sekjen PAN: UGM Seperti Terbawa Arus Politik

KAMIS, 15 NOVEMBER 2018 | 17:54 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Sikap Universitas Gadjah Mada (UGM) yang melarang mantan Menteri ESDM, Sudirman Said dan  membiarkan Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Tsmara Amany mengisi seminar di kampus itu disayangkan banyak pihak.

"Disayangkan bahwa kampus sebagai pusat ilmu pengetahuan, dihuni oleh civitas pemikir jernih dan jujur, serta induk yang melahirkan kaum cendikiawan nasional, seperti terbawa arus politik dan arus keberpihakan," kata Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno, Kamis (15/11).

Jelas Eddy, kampus harusnya bisa bersikap konsekwen, terbuka untuk pengkayaan khazanah politik dengan menghadirkan pemikir dan pelaku politik untuk menguji dan diuji gagasannya, termasuk membuka diri utk menyelenggarakan debat pilpres.


Atau sama sekali menutup pintu untuk segala urusan politik praktis, termasuk pelakunya baik secara langsung maupun berkedok diskursus ilmiah.

"Yang penting, kedudukan kampus yang merepresentasikan kejernihan dan kebebasan berpikir, pusat ilmu pengetahuan dan kejujuran akademik jangan sampai terciderai karena pemberlakuan standar ganda sebagaimana kita lihat saat ini," demikian Eddy.

Pihak UGM sebelumnya sudah mengklarifikasi bahwa tidak ada penentangan politisi Partai Gerindra, Sudirman Said masuk kampus. Kejadian pertengah Oktober lalu hanya permasalahan prosedur. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya