Berita

Kasatgas Nusantara/RMOL

Pertahanan

Faktor Penyebab Konflik, Polri: Salah Satunya Karena Ekonomi Belum Merata

KAMIS, 15 NOVEMBER 2018 | 15:24 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kepolisian Republik Indonesia telah memetakan beberapa potensi internal yang sebabkan perpecahan atau konflik, salah satu penyebabnya adalah belum terwujudnya pemerataan ekonomi.

“Hal itu nampak dari masih besarnya kelas bawah,” kata Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Nusantara Irjen Pol Gatot Eddy Pramono saat mewakili Kapolri dalam seminar nasional yang digelar MUI bertajuk "Peran Tokoh Lintas Agama di Tahun Politik" di Peninsula, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (15/11).

Untuk itu, sambung Gatot, idealnya sebagai bangsa yakni meningkatnya masyarakat kelas menengah. Dengan begitu, masyarakatnya berpikir secara rasional bukan emosional sehingga tidak mudah dipecah belah dengan berita-berita bohong alias hoax atau pun yang menyangkut SARA.


Kemudian, Gatot menambahkan, selain faktor internal, ada faktor eksternal yang dapat memicu perpecahan, ialah politik internasional di mana menganut paham siapa yang kuat dialah pemenang untuk kemudian mempengaruhi negara lainya.

Namun menurut Gatot, sebagai anak bangsa patut berbangga lantaran Indonesia merupakan negara yang majemuk.

“Harus disyukuri karena negara Indonesia merupakan negara yang toleran dan saling menghormati, keberagaman antar umat beragama hingga sekarang mampu merawat kebersamaan, persatuan dan kesatuan bangsa,” demikian Gatot. [jto]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya