Berita

Pertahanan

Ryamizard Ryacudu Bersyukur Asia Tenggara Damai Dan Aman

KAMIS, 15 NOVEMBER 2018 | 13:13 WIB | LAPORAN:

. Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu menyayangkan masih ada negara yang memiliki keterbelakangan dalam menghadirkan perdamaian.

Hal tersebut disampaikannya saat memimpin acara bersama Menteri Pertahanan Malaysia Mohammad bin Sabu dalam General Committe Malaysia-Indonesia (GBC Malindo) ke-41 di Bali, Kamis (15/11).

"Peserta sidang sekalian, hari ini kita masih menyaksikan di beberapa belahan dunia, masih terdapat negara-negara yang belum dapat merasakan nikmat dari perdamaian, dan bahkan pertikaian, peperangan dan kekerasan masih digunakan sebagai alat untuk menyelesaikan persoalan," ungkapnya dalam sambutan.


"Sungguh suatu ironi dimana peradaban sudah semakin maju namun justru masih saja ditemui adanya keterbelakangan dalam menghadirkan perdamaian," tuturnya menambahkan.

Bercermin dengan hal itu, Menhan Ryamizard bersyukur dengan kondisi di kawasan Asia Tenggara yang damai dan aman.
 
"Tentunya kondisi ini akan terus kita pelihara dengan mengembangkan adanya prinsip saling menghormati, saling menghargai serta senantiasa memperbesar persamaan dan memperkecil adanya perbedaan," ucapnya.

Perdamaian yang semakin kuat kata Menhan Ryamizard bisa melalui sarana forum seperti GBC Malindo, yakni memfasilitasi dialog kedua negara khususnya dalam memajukan interaksi kerja sama di perbatasan.

Selain itu kata dia, forum tesebut penting dalam memelihara dan meningkatkan hubungan bilateral kedua negara.

Terutama mengenai wilayah perbatasan, kedua negara masih terdapat permasalahan yang masih belum terselesaikan sehingga perlu mencari solusi bersama.

Termasuk, lanjut Menhan Ryamizard, isu-isu keamanan yang juga penting khususnya dalam mencegah dan mengatasi isu-isu keamanan yang bersifat trans-nasional. [rus]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Mafia Infrastruktur Diduga Kepung Menteri Dody Lewat Isu Miring

Kamis, 06 Agustus 2026 | 00:05

Menhan hingga Ketua Komisi I DPR Terima Brevet Korps Marinir

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:46

Ketimpangan Penduduk Meningkat, Gini Ratio Naik ke 0,368

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:22

Mahkamah Agung Diminta Evaluasi Ketua PN Jakarta Timur

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:38

Gempa M 6,4 Guncang Kepulauan Talaud, Tidak Ada Korban Jiwa

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:31

Kader Golkar Wonosobo Ngadu ke DPP soal Dua Kali Musda

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:14

Di Balik Tribun Sunyi Piala Presiden, Puluhan Pecalang Jaga Harmoni El Clasico

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09

Kisruh Diadukan ke Bahlil, Mafa Uswanas Diusulkan jadi Plt Ketum AMPI

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:50

Pergeseran Public Goods Sektor Kesehatan

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:40

BRAINS Demokrat Kolaborasi Bareng IRI Perkuat Demokrasi Lintas Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:17

Selengkapnya