Berita

Eggi Sudjana/RMOL

Politik

Eggi Sudjana: QS Al-An'am Ayat 123 Ada Kata Pembesar-Pembesar Jahat

KAMIS, 15 NOVEMBER 2018 | 12:35 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Al-Quran surat Al-An'am Ayat 123 yang terjemahannya berbunyi "Dan demikianlah Kami adakan pada tiap-tiap negeri penjahat-penjahat yang terbesar agar mereka melakukan tipu daya dalam negeri itu. Dan mereka tidak memperdayakan melainkan dirinya sendiri, sedang mereka tidak menyadarinya".

Menurut calon anggota legislatif Partai Amant Nasional (PAN), Eggi Sudjana ayat tersebut bisa menggambarkan pasangan Capres dan Cawapres, Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Di sini ada kata pembesar-pembesar jahat yang kerjanya melakukan tipu daya di suatu negeri. Indonesia itu negeri, pembesar di pemerintah ini siapa, dan pembesar di kalangan ulama itu siapa? Kedua pembesar itu sudah melakukan tipu daya," kata Eggi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (15/11).


Dia menyebut Jokowi selaku Presiden RI merupakan pembesar di pemerintahan. Sementara Ma'ruf yang merupakan seorang Rois Aam PBNU dan Ketua MUI adalah pembesar di kalangan ulama.

"Jadi ayat itu (QS Al-An'am 123), menunjukkan Jokowi-Ma'ruf banget," tegasnya.

Masih kata Eggi, kedua pembesar yang melakukan tipu daya itu tidak disadari olehnya. Seakan-akan mereka melakukan kebaikan dan kebenaran di negeri ini.

"Lah itu Al-Quran yang bicara, yang kebenarannya nyata. Kalau ada yang mau bantah silakan bantah," tegasnya lagi.

Sejak Pilpres 2014, banyak janji-janji Jokowi yang dinilai belum terealisasi saat ini. Hal itu menunjukkan bahwa Jokowi melakukan kebohongan dan ingkar janji.

Begitu juga dengan Ma'ruf yang sering melontarkan pernyataan-pernyatan yang dinilai penuh kebohongan seperti soal Esemka dan Jokowi sebagai santri. [rus]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya