Berita

Mesut Ozil/Net

Olahraga

Jerman Bak Sayur Tanpa Garam

Tanpa Ozil
KAMIS, 15 NOVEMBER 2018 | 09:48 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Keputusan Mesut Ozil gan­tung jersey timnas Jerman hingga kini masih menjadi perbincangan publik. Termasuk tentang mulai merosotnya prestasi timnas berjuluk Der Panzer belakangan ini.

Memblenya Jerman disebut-sebut karena sudah tidak ada lagi peran dari gelandang andalan Arsenal itu di lini tengah. Gelandang serang Manchestar City yang juga salah satu mantan anggota timnas Jerman Leroy Sane mengatakan, apa yang diperbincangkan publik terkait kedua hal tersebut adalah benar adanya.

Bahkan, dia mengklaim telah melihat sendiri soal buruknya performa timnas Jerman bela­kangan ini yang bisa diibaratkan bagai sayur tanpa garam. "Menurut saya pribadi ini sangat disayangkan. Sayang sekali. Performa timnas Jerman kini terlihat hambar tanpa Ozil," kata Sane seperti dilansir Daily Nation, kemarin.


Pemain berusia 22 tahun itu berpendapat, Ozil adalah salah satu pemain yang selama ini jadi panutan dirinya untuk menjadi seorang pemain bola profesion­al. Bahkan, keseriusannya untuk tampil lebih baik dengan tujuan masuk dalam timnas Jerman adalah untuk bisa bermain den­gan idolanya itu.

"Ozil punya skill yang menu­rut saya tidak dimiliki pemain lain. Saya ingin bermain dengan dia untuk sedikit lebih lama, sebagai pemain bola dan sebagai teman baik. Sayangnya, ini tidak seperti dulu lagi. Dia telah pensiun," ujarnya.

Tapi perlu diakui, kata dia, permainan Jerman tanpa adanya playmaker 30 tahun itu me­mang cukup hambar. Mereka tidak lagi memiliki kreasi yang biasa diberikan Ozil selama memperkuat tim, dan itu bisa dilihat dari minimnya jumlah gol Jerman sejak jadi pemenang Piala Dunia.

"Terutama di Liga Nations, mereka kalah dua kali oleh Prancis dan Belanda dan untuk sementara menduduki posisi terbawah klasemen grup A," paparnya.

Seperti diketahui, Ozil sebelumnya memang telah mengumumkan untuk tidak lagi memperkuat tim nasional Jerman pasca Piala Dunia 2018. Keputusan tersebut diambil setelah terjadi konflik antara dia dengan federasi sepakbola Jerman, den­gan menuduh Presiden Federasi (DFB) Reinhard Grindel telah melakukan diskriminasi dan ketidakhormatan, dengan etnis Turki yang dibawa Ozil.

Konflik memanas bermula, pasca pertemuan Ozil dengan presiden Turki Recep Tayyip Erdogan bulan Mei lalu. Dia dikri­tik dan dikecam oleh mayoritas warga Jerman yang tak setuju dengan sistem kepemimpinan yang dianut Erdogan. Padahal dalam frame foto, terdapat juga Ilkay Gundogan beserta striker Everton Cenk Tosun. ***

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

UPDATE

AKBP Didik Konsumsi Serbuk Haram sejak 2019

Kamis, 26 Februari 2026 | 04:10

Anggaran Pendidikan Bisa Dioptimalkan Tanpa Direcoki MBG

Kamis, 26 Februari 2026 | 04:08

THR di Jakarta Harus Cair Paling Lambat Dua Pekan sebelum Lebaran

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:25

Ibnu Muljam, Pembunuh Ali yang Hafal Al-Qur'an

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:11

PDIP Sesalkan MBG Sedot Dana Pendidikan

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:01

Ubunubunomologi

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:34

MBG Sah Pakai Anggaran Pendidikan

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:11

Golkar Dukung Impor 105 Ribu Mobil India Ditunda

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:00

Arief Poyuono: Megawati Dukung Program MBG

Kamis, 26 Februari 2026 | 01:25

Aksi Anarkis Mahasiswa di Polda DIY Ancam Demokrasi

Kamis, 26 Februari 2026 | 01:23

Selengkapnya