Berita

Jokowi Dan Mike Pence/Repro

Dunia

Presiden Jokowi Berbicara Tiga Hal Dengan Wapres AS

KAMIS, 15 NOVEMBER 2018 | 08:31 WIB | LAPORAN:

. Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan bilateral dengan sejumlah pemimpin negara di sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-33, termasuk bertemu dengan  Wakil Presiden Amerika Serikat, Mike Pence.

"Tiga hal yang dibicarakan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi yang mendampingi Presiden Jokowi di Singapura, pagi ini (Kamis, 15/11).

Retno menjelaskan, hal pertama disampaikan pertama adalah pentingnya bekerja sama di dalam membangun masyarakat yang majemuk. "Dan saya kira pesan ini disampaikan Presiden pada beberapa kesempatan yang berbeda," cerita Retno.


Kemudian, yang kedua yakni kerja sama ekonomi. Menurut Retno, Presiden Jokowi menekankan bahwa di bidang perdagangan, Indonesia dan Amerika Serikat tidak saling berkompetisi dan bisa saling melengkapi. Presiden Jokowi meyakini akan saling menguntungkan.

"Dalam konteks ini, Presiden mengharapkan agar Amerika masih dapat terus memberikan fasilitas  Generalized System of Preference (GSP) bagi Indonesia karena fasilitas GSP ini sangat bermanfaat bukan hanya bagi Indonesia tapi juga untuk Amerika. Presiden  menekankan bahwa kalau kita memakai pendekatan zero sum, maka justru akan membuat situasi yang lebih buruk," papar Retno.

Lalu pembicaraan ketiga yaitu menjaga perdamaian dan keamanan di kawasan melalui kolaborasi pengembangan Indo Pasifik.

Terkait hal ini, kata Retno, Presiden akan menyampaikan konsep Indo Pasifik di pertemuan East Asia Summit (EAS).

"Kita juga sudah bicara dengan AS dan dari konsep yang ada, saya kira kita bisa sinergikan kerja sama atau konsep kita," ujar Menlu Retno.

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi berharap pihak Amerika Serikat memberikan dukungan untuk AHA Centre, khususnya terkait persoalan etnis Rohingya di Rakhine State dimana AHA Centre merupakan pusat koordinasi dan informasi penanganan bencana di kawasan ASEAN.

Dalam pertemuan tersebut, selain didampingi Menlu Retno, Presiden juga didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto; Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani; Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. [jto]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya