Berita

Relawan GRB/Net

Politik

Relawan GRB Bantah Klaim Jokowi Soal Harga Pangan Stabil

RABU, 14 NOVEMBER 2018 | 19:35 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Gerakan Rabu Biru (GRB) menyambangi Pasar Bogor di Kota Bogor, Rabu (14/11). Pasar ini merupakan tempat ke delapan yang dikunjungi GRB setiap hari hari Rabu sejak September lalu.

Sebelumnya, GRB telah melakukan kunjungan ke Pasar Mayestik di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada 7 November lalu.

Dalam kunjungan di Pasar Bogor, GRB menemukan fakta menarik tentang harga-harga barang ataupun kebutuhan pokok.


"Jadi harga barang-barang di pasar modern dengan pasar tradisional itu sama ya, terjadi kenaikan," kata salah satu penggerak GRB, Chandra Negara di Bogor, Rabu (14/11).

Temuan GRB ini, sekaligus membantah pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang lebih dulu mengunjungi sebuah pasar di Bogor pada akhir bulan lalu. Usai mengunjungi Pasar Suryakancana, Jokowi mengklaim jika harga-harga pangan relatif stabil di Bogor.

Terkait hal ini, Chandra mengatakan bahwa pihaknya memang bermaksud mengetahui kondisi nyata para pedagang.

"Memang kami ingin melihat kondisi riil para pedagang dan pembeli terkait daya beli masyarakat, kenaikan harga, apa ada pengaruh kenaikan harga dengan daya beli?" jelasnya.

"Sekarang taraf hidup sudah berubah, jadi kalau dibilang kondisi ekonomi baik-baik saja, sebenarnya enggak betul juga," sambungnya.

Pria yang juga menjabat sebagai ketua umum Sekber Satgas Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi DKI Jakarta itu juga meragukan indikator yang dipakai pemerintah dalam mengukur kesejahteraan masyarakat.

Karenanya, Chandra pun akan tetap memantau kondisi para pedagang dan pembeli yang mencerminkan ekonomi riil Indonesia.

"Minggu depan ke Muara Karang, kita mau lihat pasar ikan," tutupnya.

Gerakan Rabu Biru (GRB) merupakan sebuah gerakan yang dilakukan oleh gabungan kelompok relawan Prabowo-Sandiaga. Hingga kini, kelompok relawan yang tergabung dalam GRB telah mencapai 20 kelompok relawan. [ian]

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

PT DSI Fokus Genjot Ekspor 3 Komoditas Ini

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:53

Kasus Abu Janda jadi Ujian Polri, Akankah Pilih Kasih?

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:32

Nahdliyin DIY Soroti Konflik PBNU dan Arah Organisasi

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:10

Prabowo Dijadwalkan Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila Besok

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:01

Kedekatan Prabowo dengan Tiga Pemimpin Adidaya Untungkan Indonesia

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:43

Kamboja Bebaskan Denda Overstay 5.950 WNI Terjerat Kasus Online Scam

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24

Rekam Jejak Ryamizard Ryacudu: Dari Titisan Darah Militer hingga Kursi Eksekutif

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:05

Meski Disidangkan, Kasus LCC Empat Pilar Perlu Pertimbangkan Jalan Damai

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:44

Program Bioflok Presiden Prabowo di Karawang Sukses Panen Raya 1,2 Ton Ikan Nila

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:34

Warisan Bung Tomo: Lawan Pemimpin yang Tak Berpihak pada Rakyat Kecil!

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya