Berita

Sandiaga Uno/Repro

Politik

Menang Pilpres, Sandiaga Janji Fasilitasi Lulusan Perguruan Tinggi

RABU, 14 NOVEMBER 2018 | 15:45 WIB | LAPORAN:

Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno memberikan sambutan di wisuda mahasiswa Universitas Pasundan (Unpas), di Gedung Sasana Budaya Ganesha, Jalan Tamansari, Kota Bandung, Rabu (14/11).

"Senang hari ini bisa berjumpa 3.500 wisudawan wisudawati yang akan menjadi pelopor terbentuknya suatu visi baru, mindset baru, bahwa mereka bukan hanya pencari lapangan kerja justru juga mereka menjadi pencipta lapangan kerja," kata Sandi, sapaannya.

Sandiaga berjanji, jika terpilih sebagai pemimpin negara dalam ajang Pilpres 2019 mendatang, pemerintah akan memfasilitasi para lulusan perguruan tinggi dalam hal penciptaan lapangan pekerjaan.


"Mereka akan menjadi enterpreneur-entrepreneur yang akan difasilitasi oleh program-program yang memberikan tambahan pelatihan dan pendampingan dan mereka akan mampu juga untuk menjadi inovator-inovator," janjinya, dalam siaran pers.

Sandiaga pun mengapresiasi Universitas Pasundan yang mengedepankan sektor kewirausahawan dalam pendidikan.

"Banyak sekali sektor yang bisa dikembangkan dan Unpas ini banyak memberikan penekanan kepda kewirausahaan, dan ini yang menurut kami bisa menjadi lokomotif untuk membangun ekonomi kita ke depan," tuturnya.

Dalam pidatonya, Sandiaga juga menceritakan kisah perjuangan hidupnya yang pernah mengalami PHK.

"20 tahun lalu saya pernah di-PHK tapi saya berusaha bangkit. Tadi saya juga sampaikan masa depan di tangan kalian (lulusan baru). Kalian bisa menggapai masa depan dengan baik kalau terus bersikap positif optimis semangat dan menjadi bagian dari solusi yaitu membuka usaha. Karena pasar kira-kira akan menjadi pasar terbesar mencapai 110 sampai 120 juta pasar konsumsi di tahun 2030," ungkapnya.

Ke depan, Sandi mengaku ingin menggaet dan bekerja sama dengan wirausahawan yang inovatif dan mau mengambil risiko. "Juga yang bisa secara proaktif mengembangkan pasar kita. Jangan wirausahawan yang masih berpola pikir bahwa ini negara kita, dan ini menjadi pasar saja. Tapi kita harus mampu untuk menjadikan mereka berdaya saing dan pola pikirnya itu pola pikir kolaborasi," tandasnya. [lov]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Potongan Ojol 8 Persen Belum Jalan, Menaker: Nanti Ya...

Senin, 22 Juni 2026 | 20:22

OTT Bea Cukai Belum Ungkap Pengendali Sistem Impor

Senin, 22 Juni 2026 | 19:50

Pertamina Bantu Pedagang Kuliner Jakarta Fair dengan Bright Gas

Senin, 22 Juni 2026 | 19:48

Keterlambatan RKAB Biang Krisis Batu Bara

Senin, 22 Juni 2026 | 19:42

Kejari Jaksel Ungkap Alasan Tidak Menahan Roy Suryo dan Dokter Tifa

Senin, 22 Juni 2026 | 19:32

PM Inggris Keir Starmer Resmi Mundur, Andy Burnham Siap Gantikan

Senin, 22 Juni 2026 | 19:20

Kritik Sejumlah Parpol untuk PDIP Bentuk Loyalitas ke Prabowo

Senin, 22 Juni 2026 | 19:16

Geruduk Kantor Gubernur, Ribuan Relawan Minta MBG Dilanjutkan

Senin, 22 Juni 2026 | 19:15

Penahanan Ditangguhkan, Dokter Tifa: Alhamdulillah Bisa Pulang

Senin, 22 Juni 2026 | 19:09

Sinopsis House of the Dragon Season 3, Perang Targaryen Kian Brutal,

Senin, 22 Juni 2026 | 19:05

Selengkapnya