Berita

Emrus Sihombing

Politik

Wajar Demokrat Bolehkan Kader Pilih Prabowo Atau Jokowi

RABU, 14 NOVEMBER 2018 | 13:22 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sikap Partai Demokrat yang membebaskan kader mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden di Pilpres 2019 merupakan hal wajar.

Pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan, Emrus Sihombing menjelaskan bahwa sikap itu lumrah lantaran kader Demokrat di beberapa daerah sejak awal tidak sepakat mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

“Menurut saya, fakta menunjukkan bahwa beberapa kepala daerah dari partai itu (Demokrat) kan tidak memberi dukungan, itu satu indikasi lah,” kata Emrus kepada wartawan, Rabu (14/11).


Wajar beberapa kepala daerah dari Demokrat, sambungnya, memberi dukungan kepada Jokowi. Ini dikarenakan, Prabowo-Sandi yang diusung pimpinan pusat dirasa tidak memberikan keuntungan insentif elektoral terhadap mereka.

“Kalau insentif elektoralnya tinggi, pasti mereka dukung dong, karena politik itu persoalan kepentingan dalam pilpres ini. Pemilihan umum ini persoalan memperoleh kursi kan,” jelas Emrus.

Berdasarkan fakta itu, pimpinan pusat Demokrat membebaskan kader menentukan pilihan di Pilpres 2019. Mereka juga sadar tidak akan mendapatkan efek ekor jas dari pasangan calon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

“Akan kecil pengaruhnya kalau semakin banyak kepala daerah dari partai mereka yang tidak memberikan dukungan,” tukasnya. [ian]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Potongan Ojol 8 Persen Belum Jalan, Menaker: Nanti Ya...

Senin, 22 Juni 2026 | 20:22

OTT Bea Cukai Belum Ungkap Pengendali Sistem Impor

Senin, 22 Juni 2026 | 19:50

Pertamina Bantu Pedagang Kuliner Jakarta Fair dengan Bright Gas

Senin, 22 Juni 2026 | 19:48

Keterlambatan RKAB Biang Krisis Batu Bara

Senin, 22 Juni 2026 | 19:42

Kejari Jaksel Ungkap Alasan Tidak Menahan Roy Suryo dan Dokter Tifa

Senin, 22 Juni 2026 | 19:32

PM Inggris Keir Starmer Resmi Mundur, Andy Burnham Siap Gantikan

Senin, 22 Juni 2026 | 19:20

Kritik Sejumlah Parpol untuk PDIP Bentuk Loyalitas ke Prabowo

Senin, 22 Juni 2026 | 19:16

Geruduk Kantor Gubernur, Ribuan Relawan Minta MBG Dilanjutkan

Senin, 22 Juni 2026 | 19:15

Penahanan Ditangguhkan, Dokter Tifa: Alhamdulillah Bisa Pulang

Senin, 22 Juni 2026 | 19:09

Sinopsis House of the Dragon Season 3, Perang Targaryen Kian Brutal,

Senin, 22 Juni 2026 | 19:05

Selengkapnya