Berita

Ma’ruf Amin hadiri peluncuran buku yang berjudul ‘Arus Baru Ekonomi Indonesia’.

Bisnis

KH Ma'ruf Hadiri Launcing Buku Arus Baru Ekonomi Indonesia

SELASA, 13 NOVEMBER 2018 | 23:13 WIB

Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin menghadiri peluncuran buku berjudul 'Arus Baru Ekonomi Indonesia' buku tersebut berisi pokok-pokok pikiran ekonomi yang menjadi gagasannya selama ini.

Ma'ruf terlihat mengenakan baju putih berbalut jas hitam, serta tak lupa sorban dan peci serta sarung melengkapi pakaiannya.

Dalam sambutannya, Ma'ruf menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para penulis yang telah merangkum pokok pikirannya dalam sebuah buku.


"Saya ucapkan terima kasih kepada organisasi Garda Matahari yang me-launching buku pemikiran saya tentang arus baru ekonomi Indonesia," kata Ma'ruf Amin dalam peluncuran buku Arus Baru Ekonomi Indonesia, di Jakarta, Selasa malam, (13/11)

Dia mengatakan meski sering berbicara soal ekonomi, dirinya tidak akan menjadi ekonom. Ma'ruf mengaku akan tetap menjadi kiai yang merupakan predikat yang telah disandangnya sejak lama.

Mengenai Arus baru Ekonomi Indonesia, dia mengatakan, selain hasil renungan pribadinya, gagasan itu juga merupakan hasil diskusi dirinya dengan banyak pihak yang memiliki keprihatinan terhadap kondisi ekonomi nasional.

"Termasuk diskusi saya dengan pak Jokowi. Beliau menyampaikan kepada saya, ingin mengubah ekonomi masyarakat. Kalau di Malaysia itu namanya Bumiputera, yang kemudian menjadi economy policy Mahathir," jelas Ma'ruf.

Atas dasar diskusinya dengan banyak pihak, kemudian dia merenungkan berbagai alternatif hingga akhirnya mengusung arus baru ekonomi Indonesia.

"Arus baru ekonomi Indonesia sejatinya upaya untuk mengimplementasikan sila kelima Pancasila, yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, jadi ekonomi harus berkeadilan, ekonomi kerakyatan, ekonomi keumatan untuk menghilangkan disparitas," jelasnya.

Buku berjudul Arus Baru Ekonomi Indonesia berisikan gagasan ekonomi Ma'ruf yang dirangkum dan ditulis oleh sejumlah penulis antara lain M. Azrul Tanjung, Mukhaer Pakkanna, Ardhito Bhinadi, Lukmanul Hakim, Sholahudin Al Aiyub dan Sutia Budi.

Salah satu penulis buku, sekaligus pembina organisasi Garda Matahari Azrul Tanjung mengatakan gagasan Ma'ruf tentang ekonomi arus baru Indonesia pertama kali diutarakan secara mendalam pada Kongres Ekonomi Umat Majelis Ulama Indonesia.

Dia mengatakan banyak pihak belum mengetahui sosok Ma'ruf selain sebagai ulama sebenarnya juga sosok yang paham terhadap perekonomian.

Pokok pikrian Ma'ruf pada bidang ekonomi, kata dia, tidak hanya pada bidang ekonomi syariah, namun juga bidang lain.

"Antara lain bidang pemberdayaan, kemitraan dan juga mendukung program redistribusi aset yang selama ini digaungkan Presiden Jokowi," ujar dia.

Azrul mengatakan dirinya juga akan melaunching buku tersebut di sejumlah kampus. [rry]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

KPK Panggil PNS dan Karyawan Swasta di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:21

Kapolda Riau: Penghargaan Nugraha Sakanti Prestasi Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20

Mahfud MD Ajak Masyarakat Tetap Cintai Polri Seburuk Apa Pun Kinerjanya

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:16

KPK Panggil Sejumlah Pejabat Imigrasi di Kasus Pemerasan Silmy Karim

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10

KPK Masih Periksa Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:48

Audit Dugaan Penyimpangan Impor Sianida PPI, KPK dan BPKP Didesak Turun Tangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:39

Komisi I DPR Ungkap Alasan Draf RUU KKS Belum Dibuka ke Publik

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:35

Bos Maktour yang Juga Mertua Dito Ariotedjo Dipanggil KPK

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21

Masih Penyesuaian Sistem, Pajak Olshop di Marketplace Berlaku Mulai 1 Agustus

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:16

Prabowo Layak Dicontoh Bagi Siapa Pun yang Ingin Jadi Presiden

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01

Selengkapnya