Berita

Gembong Warsono/Net

Nusantara

PDIP: DKI Jakarta Sekarang Kembali Ke Zaman Jahiliyah

SELASA, 13 NOVEMBER 2018 | 18:05 WIB | LAPORAN:

Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono, menilai DKI Jakarta saat ini seperti kembali ke zaman jahiliyah atau masa kebodohan lantaran para pejabatnya kebanyakan santai ketimbang kerja.

Menurut dia, hal tersebut karena kurang intruksi dan perintah tegas dari pimpinan yang membuat para SKPD tidak bekerja secara maksimal.

Hal ini juga berpengaruh terhadap rendahnya serapan anggaran APBD. Memasuki akhir tahun ini, serapan angggaran Pemerintah Provinsi DKI masih sebesar 54,7 persen.


"Kalau garis komando pimpinan jelas, garis pimpinan komando tegas, maka akan mengikuti dengan tegas juga, sehingga ada rasa takut, khawatir bagaimana menyelesaikan pekerjaan secara maksimal. Sekarang, itu yang tidak ada. Jadi rasa khawatir, rasa takut, rasa tanggung jawab itu sudah enggak ada," jelas Gembong saat ditemui di Gedung DPRD DKI, Jakarta, Selasa (13/11).

Gembong menambahkan, tidak adanya intruksi tegas menyebabkan para SKPD kini tidak bekerja secara maksimal. Para SKPD cinderung santai, bahkan ia menilai pemerintahan DKI sekarang seperti zaman jahiliyah.  

"Kembali jaman leha-leha kan gitu faktanya. Jadi SKPD tidak dipacu kerja maksimal? Karena rasa itu sudah tidak ada, rasa memiliki, rasa tanggung jawab sudah rendah bukan tidak ada tapi sudah sangat rendah," tutupnya. [nes]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya