Berita

Foto: Net

Nusantara

Banyak Pupuk Diduga Palsu Beredar Di Sumbawa

SENIN, 12 NOVEMBER 2018 | 09:34 WIB | LAPORAN:

Pemerintah didesak serius melakukan penertiban regulasi dan distribusi pupuk. Selama ini, selain harga yang mahal, persoalan terbesar ketersediaan pupuk adalah regulasi dan distribusinya.

Putra daerah Sumbawa, Rusdianto Samawa menuturkan, ketersediaan pupuk untuk kebutuhan petani minim. Dia melihat ada indikasi terjadinya kelangkaan pupuk dikarenakan para tengkulak bermain dan menentukan harga menurut sendiri.

"Para petani kekurangan pupuk di Sumbawa," ujar Rusdianto dalam keterangannya.


Dia pun berharap, Pemerintah Kabupaten Sumbawa dapat meningkatkan pengawasan dan pengaturan pola distribusi pupuk agar tepat sasaran.

Pemerintah, masyarakat dan petani, serta kelompok tani harus saling bersinergi dan bekerja sama mengamankan ketersediaan pupuk dan pestisida bersubsidi bagi para petani sehingga persoalan yang ada dapat diselesaikan segera.

"Pupuk yang diduga palsu banyak ditemukan di lapangan. Ini sangat merugikan petani," ujarnya.

Rusdianto menuturkan, ada dua modus pemalsuan atau penipuan pupuk. Pertama, tidak terdaftar di Kementerian Pertanian dan tidak memiliki izin edar, namun pupuk itu diproduksi dan diedarkan itu palsu.

"Pupuk palsu ini cenderung menggunakan merek yang hampir sama dengan pupuk legal pemerintah. Misalnya, pemerintah mengeluarkan MPK Ponska, kalau yang palsu hampir mirip mereknya," ujarnya.

Kedua, memiliki izin resmi dan izin edar dari Kementerian. Misalnya, ada sebuah produk pupuk yang kandungan kemasannya tertera N 26, P 20, dan K 20. Ketika pengusaha itu mengurus izin dan syaratnya harus menyertakan sempel produknya apakah benar kandungan sesuai yang tertera di kemasan.

"Nah, sewaktu pupuk edarannya dilakukan uji lab di lembaga pemerintah, terungkap kandungan di dalamnya tidak sesuai dengan kandungan di kemasan," ujar Rusdianto.

Rusdianto mengemukakan temuan sampel yang menurut label di kemasan tertulis N 26, K 15, P 15. Tapi, setelah dilakukan uji lab hanya satu persen di masing-masing bagian.

"Nah ini kan pemalsuan namanya meski perusahaan itu memiliki izin,” ujarnya.

Dia merinci, alokasi pupuk urea bersubsidi di Kabupaten Sumbawa tahun 2018 hanya 26.313 ton. Sedangkan kebutuhan berdasarkan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) sebesar 58.347 ton.

Untuk pupuk SP-36 dialokasikan hanya 584 ton, sementara kebutuhan petani berdasarkan RDKK mencapai 7.878 ton, serta alokasi pupuk NPK hanya 12.374 ton. Sedangkan kebutuhan berdasarkan RDKK sebesar 55.738 ton.

"Maka penting bagi pemerintah untuk mengatur regulasi dan pola distribusi pupuk agar petani mendapat kemudahan, kenyamanan dalam memperoleh pupuk pada masa-masa tanam," terangnya.[wid]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya