Berita

Foto: MWN

Dunia

100 Tahun Armistice Perang Dunia Pertama, Peranan Maroko dalam Sejarah Dunia Diakui

SENIN, 12 NOVEMBER 2018 | 08:56 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Didampingi Putra Mahkota Pangeran Moulay El Hassan, Raja Muhammad VI, hari Minggu (11/11) menghadiri upacara peringatan berakhirnya Perang Dunia Pertama, di Paris, Prancis.

Kehadiran Raja Muhammad VI dan Pangeran Moulay Hassan memperlihatkan pengakuan dunia pada kontribusi dan peranan Maroko yang tidak kecil dalam sejarah dunia.

Raja Muhammad VI dan Pangeran Moulay duduk di barisan pertama bersama pemimpin utama dunia, seperti Presiden AS Donald Trump, Kanselir Jerman Angela Merkel, Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau. Foto yang memperlihatkan Presiden Trump sedang berjabatan tangan Pangeran Moulay Hassan beredar luas di tengah masyarakat.


Perang Dunia Pertama yang juga disebut sebagai Perang Besar atau Great War berlangsung antara 28 Juli 1914 hingga 11 November 1918, dan tercatat sebagai salah satu perang besar dalam peradaban manusia.

Setidaknya, 70 juta personel militer dari terutama negara-negara Eropa terlibat dalam perang ini. Diperkirakan 9 juta personel militer dan 7 juta warga sipil tewas dalam perang ini.

Perang Dunia Pertama dipicu oleh pembunuhan Archduke Austro-Hungaria, Franz Ferdinand, pada 23 Juli 1914. Ia tewas dibunuh oleh aktivis nasionalis Bosnia Serbia Yugoslavia, Gavrilo Princip.

Menurut catatan sejarawan, seperti dikutip dari Morocco World News, tak kurang dari 40 ribu tentara Maroko berpartisipasi dalam Perang Dunia Pertama. Ketika itu Maroko berada di bawah perlindungan Prancis setelah Perjanjian Fez 1912.

Perang Dunia Kedua secara resmi berakhir tanggal 28 Juni 1919 setelah Perjanjian Versailles ditandatangani. Dalam perjanjian ini, Jerman mengaku kalah dan bersedia memenuhi persyaratan yang diajukan pihak Sekutu untuk membayar ganti rugi selama perang dan tidak memiliki kekuatan militer dalam kapasitas ofensif.

Namun sebelum itu, pada 11 November 1918, Jerman telah lebih dahulu menandatangani perjanjian gencatan sencata atau Armistice dengan negara-negara Sekutu. Awalnya yang menandatangani Armistice adalah Bulgaria, Emporium Otoman Turki, dan Emporium Austro-Hungaria.

25 tahun setelah Perang Dunia Pertama berakhir, Maroko kembali memainkan peranan penting dalam percaturan politik dunia. Kali ini di tahun 1943, Hotel Anfa Kasablanka menjadi tuan rumah konferensi yang dihadiri Presiden AS Franklin D. Roosevelt dan Perdana Menteri Inggris Winston Churchill, serta Jenderal Prancis Charles de Gaulle.

Adapun pemimpin Uni Soviet Joseph Stalin berhalangan hadir karena di saat bersamaan Uni Soviet sedang menghadapi gempuran besar-besaran Nazi Jerman di Stalingrad.

Ketika itu, Raja Muhammad V dan putra mahkota Hassan II juga hadir bersama pemimpin-pemimpin sekutu yang tengah merancang tata dunia pasca perang. [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya