Berita

Foto/Net

Nusantara

Lion Air Tabrak Tiang Lampu, KNKT Soroti Sistem Hazard

JUMAT, 09 NOVEMBER 2018 | 16:43 WIB | LAPORAN:

Sayap pesawat Lion Air JT 633 rute menabrak tiang lampu di Bandara Fatmawati, Bengkulu pada Rabu malam lalu (7/11).

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) pun menyoroti sistem hazard.

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono menerangkan, sistem hazard merupakan manajemen transportasi udara yang diterapkan oleh operator bandara, dalam hal ini operator Bandara Fatmawati dan operator maskapai Lion Air sendiri.


"Karena semua kecelakaan pesawat itu diawali dengan hazard," katanya di Posko Basarnas, Dermaga JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (9/11).

Meski demikian, Soerjanto mengaku pihaknya belum menyelidiki insiden tersebut. Yang pasti, KNKT sudah meminta hasil penyelidikan sistem hazard yang dilakukan pihak terkait.

"Kami belum sempat, kami hanya minta nanti hasilnya apa. Yang paling penting hasilnya hazard-nya apa," jelasnya.

Informasi yang dihimpun, sejauh ini baru Kementerian Perhubungan melalui Kantor Otoritas Bandar Udara (OBU) Wilayah VI yang sudah menurunkan Inspektur Kelayakan Udara untuk melakukan investigasi. OBU Wilayah VI bekerja sama dengan Tim Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Bandara Fatmawati.

KNKT sendiri masih fokus mencari cockpit voice recorder (CVR) milik Lion Air JT 610 yang jatuh di Perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat beberapa waktu lalu. [wah]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya