Berita

Foto: RMOL

Nusantara

LION AIR JATUH

Jasad 2 WNA Penerima Santunan Jasa Raharja Belum Teridentifikasi

JUMAT, 09 NOVEMBER 2018 | 13:40 WIB | LAPORAN:

Dua warga negara asing yang ikut dalam pesawat PK-LQP milik Lion Air dengan nomor penerbangan JT-610 termasuk penerima santunan dari Jasa Raharja.

Sekretariat Perusahaan PT Jasa Raharja, Sugeng Prastowo mengatakan, dari total 189 orang di dalam pesawat PK-LQP, dua korban di antaranya berkewarganegaraan Italia dan India yang merupakan pilot pesawat nahas tersebut.

"Satu orang yaitu warga negara Itali yang belum diketahui ahli warisnya. Tetapi jika kita sudah memiliki data ahli warisnya dan teridentifikasi maka santunan segera diserahkan," tutur Humas Sekretariat Perusahaan PT Jasa Raharja, Sugeng Prastowo saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (9/11).


Sementara, ahli waris pilot dari negara India, Bhavye Suneja kini sudah berada di Jakarta, sehingga tinggal diberikan santunan.

"Dan jika korban telah diidentifikasi oleh DVI maka santunan segera diserahkan oleh Jasa Raharja," terangnya.

Sebelumnya PT Jasa Raharja sudah mendata 188 ahli waris yang sebagian sudah menerima santunan berdasarkan hasil identifikasi jasad korban.

"Selebihnya siap diserahkan santunannya menunggu identifikasi dari DVI," papar Sugeng.

Jasa Raharga memberikan santunan sebesar Rp 50 juta kepada masing-masing ahli waris.[wid]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya