Berita

Benny Siahaan/RMOL

Dunia

Tujuh Hasil Pertemuan KTT ASEAN Akan Disahkan

JUMAT, 09 NOVEMBER 2018 | 05:08 WIB | LAPORAN:

Tujuh hasil pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN yang akan dilaksanakan 13-15 November mendatang di Singapura segera disahkan.

Direktur Kerja Sama Eksternal ASEAN Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Benny Siahaan mengatakan dari pertemuan tersebut akan disahkan perundingan-perundingan yang pernah dilakukan sebelumnya.

"Sebagaimana KTT-KTT sebelumnya, ini akan dihadiri seluruh kepala negara ASEAN beserta negara-negara mitra seperti China, India, Rusia, Korea, Jepang, dan AS," kata Benny dalam konferensi pers di Ruang Palapa Kemlu, Jakarta, Kamis (8/11).


Benny menyampaikan, tujuh hasil pertemuan tersebut juga sekaligus akan disahkan. Pertama, ASEAN Smart Cities Framework (kerangka kota cerdas). Kedua, ASEAN Declaration on Promoting Green Jobs for Equity and Inclusive Growth of ASEAN Community (ASEAN mendorong pemerataan dan pertumbuhan inklusif di ASEAN).

Ketiga, ASEAN Enabling Masterplan 2025, mainstreaming the Rights of Person with Disabilities (ASEAN merumuskan Masterplan 2025, mengarusutamakan Hak Penyandang Disabilitas). Keempat, ASEAN Joint Statement on Climate Change to the 24th Conference for the Parties to the United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) (Kerangka kerja konvensi perubahan iklim PBB)

Kelima, ASEAN Joint Statement to the Fourteenth Meeting of the Conference of the Parties to the Convention on Biological Diversity (Pernyataan bersama ASEAN pada pertemuan ke-14 konferensi para pihak konvensi keanekaragaman hayati).

Keenam ASEAN Declaration on the Adoption of the ASEAN Youth in Climate Actions and Disaster Resilience Day (Deklarasi adopsi pemuda ASEAN dalam aksi iklim dan Hari Kesiapsiagaan Bencana).

"Yang terakhir, Declaration on the Guidelines on Consular Assistance by ASEAN Member States Missions in Third Countries to Nationals of Other ASEAN Member States (Deklarasi Pedoman Bantuan Konsuler oleh Utusan Negara Anggota ASEAN di Negara Ketiga Hingga Negara di Luar ASEAN)," pungkas Benny. [lov]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya