Berita

Benny Siahaan/RMOL

Dunia

Jokowi Akan Sampaikan Beragam Isu Di KTT ASEAN

JUMAT, 09 NOVEMBER 2018 | 04:14 WIB | LAPORAN:

Presiden Joko Widodo direncanakan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-33, 13-15 November mendatang. Dalam forum tersebut, Jokowi akan menyampaikan beragam isu di ASEAN.

"Di situ presiden akan menyampaikan tentunya ASEAN sebagai sebuah keluarga. Terutama menghadapi krisis yang terjadi di kawasan dan juga ASEAN siap membantu Myanmar dalam menyelesaikan krisis kemanusiaan, juga mengenai konsep Indo-Pasifik," ungkap Direktur Kerja Sama Eksternal ASEAN, Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Benny Siahaan dalam konferensi pers di Ruang Palapa Kemlu, Jakarta, Kamis (8/11).

Sementara, rangkaian KTT-33 pada tanggal 14 November akan menggelar pertemuan ASEAN dengan Plus One (mitra wicara) yang diikuti lima negara.


"ASEAN dengan Australia, ASEAN dengan China, ASEAN dengan Republic of Korea, ASEAN dengan Rusia, dan ASEAN dengan Jepang," tutur Benny.

Selanjutnya, 15 November akan digelar pertemuan antara ASEAN dengan Amerika Serikat (AS), ASEAN Plus Three, dan EAS Plannery.

"Topik-topik ini hampir sama agendanya yakni review arah ke depan kerja sama kemitraan dan lainnya," ujar Benny.

Dalam pertemuan KTT ASEAN ke-33, rangkaian East Asian Summit (EAS) akan menelaah kembali kerja sama kemitraan dan membahas pertukaran pandangan mengenai isu regional dan internasional.

Bahkan dalam EAS tersebut, kali pertamanya Indonesia akan mengusulkan program untuk memerangi sampah plastik di laut.

"Dalam pertemuan ini ada sekitar 62 outcome document, salah satunya itu chairman masing-masing pertemuan dan kali ini Indonesia mengusulkan EAS Leaders’ Statement on Combating Marine Plastic Debris," jelas Benny.

Selain itu Indonesia juga akan mengkoordinator pertemuan antara ASEAN dengan Rusia.

"Pak presiden (Joko Widodo) akan menyampaikan ASEAN Common Statement yang merupakan himpunan dari pandangan-pandangan negara ASEAN yang akan disampaikan pada Rusia," tandas Benny. [lov]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya