Berita

Maria Ozawa/Net

Blitz

Maria Ozawa, Kesal, Petugas Imigrasi Hanya Ingin Selfie!

KAMIS, 08 NOVEMBER 2018 | 11:09 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Bukan keperluan bisnis, Miyabi ke Bali hanya berpesta di acara ultah teman. Ia kesal, pihak imigrasi telah mengambil paspor dan menga­rang cerita.
 
Sayaka Stephanie Strom, alias Maria Ozawa, alias Mi­yabi. Wanita asal Jepang dan berdarah Kanada ini seorang legenda di dunia film mesum. Meski telah tobat, ia tetap dipuja banyak lelaki di dunia khususnya Indonesia.

Diketahui, Miyabi memang gemar bolak-balik Bali-Filipina. Ia cukup akrab dengan Indone­sia. Bahkan pernah membintangi film nasional, Menculik Miyabi dan Hantu Tanah Kusir.


Nah, warganet Indonesia tengah digegerkan berita Miyabi ditangkap dan diperiksa oleh pihak Imigrasi Kelas I Denpasar Bali pada Selasa lalu. Banyak orang mempertanyakan ala­san Miyabi digarap. Kasi TIK Kanim Kelas I Denpasar Bagus Aditya Nugraha Suharyono saat dikonfirmasi wartawan, membenarkan berita itu.

"Benar, pada Selasa 6 Novem­ber 2018 jam 23.45 Wita, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar cq Intelijen dan Penindakan Keimigrasian telah meminta keterangan terhadap seorang WN Jepang," kata Bagus.

Maria dimintai klarifikasi mengenai kegiatannya di Revayah Ayung Villa yang beralamat di Jalan Sekar Tunjung XII Nomor 188, Kesiman-Denpasar. "Di lokasi tersebut diadakan acara perayaan ulang tahun saudari Novaka Arnika," ungkap Bagus.

Pemeriksaan itu diklaim be­rasal dari informasi masyarakat melalui media sosial. Namun selanjutnya tidak ditemukan pe­langgaran keimigrasian. Cewek bertato ini pun telah dilepaskan.

Diketahui, Maria tiba di Bali pada Senin lalu. Dia menjadi bintang tamu acara ultah te­mannya, disjoki Barbie Nouva. Setelah sampai Jepang, Maria langsung curhat di Instagram. Ia kesal dengan perlakuan pihak Imigrasi Denpasar.

"Saya berharap mendapat privasi lebih di negara ini. Saya sangat kecewa. Saya berharap ada perubahan ke arah yang benar. Saya berharap orang berubah dan lebih cerdas," un­gkap Maria. "Saya sedih karena orang-orang membuat rumor (negatif)."

Setelah diperiksa selama 3 jam, dia bilang hanya datang untuk bersenang-senang saja. "Saya datang ke sini untuk berpesta den­gan teman-teman. Itu kegiatan yang wajar," ungkapnya.

Maria merasa dijebak oleh Imi­grasi Denpasar. Paspornya sempat dibawa kabur sehingga dirinya harus datang ke kantor imigrasi. Ternyata, di sana banyak pegawai yang ingin swafoto dengan eks maskot Japan Adult Video ini.

"Setelah berbicara selama dua jam di kantor, mereka mencetak beberapa dokumen untuk saya tanda tangani. Mereka memberi kembali paspor saya dan mengatakan betapa terkenalnya saya di Indonesia. Setelah itu mereka meminta untuk berfoto selfie dengan saya," bebernya. "Orang-orang imigrasi mengarang cerita, mengintai dan mengumpulkan informasi. Mereka melacak dan mengambil paspor saya han­ya untuk SELFIE DENGAN SAYA!" lanjutnya kesal.

Diceritakan kembali. Maria panik saat sedang berpesta tiba-tiba saja dibawa oleh pihak imi­grasi. "Saya menghadiri pesta ulang tahun teman baik saya, Barbie Nouva dan saat pesta be­rakhir, dua orang tiba-tiba menda­tangi saya. Mereka perlu melihat paspor saya dan saya tidak punya pilihan kecuali menunjukkan kepada mereka," katanya.

Setelah paspor ditunjukkan, petugas imigrasi tiba-tiba saja kabur membawa paspornya itu. Miyabi langsung panik.

"Singkat cerita, beberapa petugas mengatakan kepada saya bahwa ada seseorang di pesta ulang tahun mengatakan saya melakukan bisnis atau hal buruk," kata Miyabi.

Ia lantas memosting foto ten­gah tersenyum. Sambil memakai gaun warna merah dengan bela­han dada yang cukup terlihat. "A real woman smiles when enemies appear," katanya. Miyabi juga memosting foto seksi bersama Barbie Nouva. "In the end , we will remember not the words of our enemies, but the silence of our friends. Happy birthday babe! I'm very happy to celebrate the special day with you," pungkas­nya. ***

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya