Berita

Raja Muhammad VI/MAP

Dunia

Raja Muhammad VI: Maroko Siap Buka Perbatasan dan Perbaiki Hubungan dengan Aljazair

RABU, 07 NOVEMBER 2018 | 23:25 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sebuah kejutan terjadi pada peringatan ke-43 Green March tahun ini. Raja Muhammad VI menyampaikan keinginannya untuk menjalin hubungan yang lebih baik dengan negeri tetangga Aljazair.

Kedua negara, ujar Raja Muhammad VI, dalam pidato peringatan Green March, memiliki hubungan yang cukup baik di masa lalu, dan bahkan menghadapi musuh kolonial yang sama.

Konflik antara kedua negara merupakan situasi yang tidak memiliki alasan apapun dan bertentangan dengan persatuan dan persaudaraan kedua bangsa sejak lama.

Dia juga mengatakan, Maroko siap membuka perbatasan dengan Aljazair yang ditutup sejak 1994 menyusul serangan teroris Aljazair.

“(Di masa lalu) posisi Kerajaan Maroko memberikan dukungan pada revolusi Aljazair memperkuat hubungan antara Kerajaan Maroko dan kelompok Perlawanan Aljazair. Hal itu juga berperan dalam membangun kesadaran dan aksi politik bersama di kawasan Maghribi,” ujar Raja Muhammad VI.

Masyarakat kedua negara  memiliki kesamaan suku, dan agama, serta menghadapi musuh yang sama di era kolonial.

Prancis menduduki Maroko pada tahun 1912 setelah penandatanganan Perjanjian Fez yang melibatkan Spanyol. Pada tahun 1956, Prancis meninggalkan Maroko.

Adapun Aljazair dijajah Prancis sejak tahun 1830 dan baru mendapatkan kemerdekaan pada 1962.

Hubungan kedua negara mulai memburuk setelah pada 1975 Spanyol memutuskan meninggalkan Sahara di wilayah selatan Maroko. Sepeninggal Spanyol, kelompok perlawanan Polisario yang didirikan di Kamp Tindouf, Aljazair, mengklaim wilayah Sahara. Aljazair yang menampung Polisario mendukung klaim itu, dan mempersenjatai Polisario dalam melancarkan tekanan pada Maroko.

Dalam pidatonya, Raja Maroko mengatakan, kedua negara berjuang melawan penjajah untuk waktu yang cukup lama sampai mencapai kemerdekaan.

“Kita mengenal satu sama lain, dan banyak keluarga Maroko dan Aljazair dipersatukan oleh ikatan perkawinan dan kekerabatan,” ujarnya seperti dikutip dari SahabatMaroko.com.

Raja Muhammad VI mengatakan pihaknya siap untuk membuka kembali perbatasan kedua negara dan menormalisasi hubungan berdasarkan pondasi kepercayaan yang kuat, solidaritas dan kehidupan bertentangga.

Maroko juga siap untuk berbicara secara angsung dan terbuka dengan Aljazair untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang selama ini menjadi persoalan pelik di antara kedua negara.

Green March adalah salah satu peristiwa bersejarah dalam upaya Maroko mempersatukan kembali wilayahnya yang sempat dikuasai penjajah. Pada tanggal 6 November 1976, ratusan ribu warga Maroko yang berada di utara memasuki wilayah Sahara. [dem]


Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Transformasi Besar-besaran Prabowo Bikin Banyak Orang Kaget

Minggu, 21 Juni 2026 | 14:14

Wapres AS Tiba di Swiss untuk Perundingan Damai dengan Iran

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:50

KPK Ungkap Modus Pinjam Bendera di Proyek Gedung Pemkab Lamongan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:19

Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-65 untuk Jokowi Lewat Instagram

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:05

Tidak Kena Pajak Daerah, Lapangan Golf Senayan Ottolima Layak Dievaluasi

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:04

Pemerintah Sambut Kritik Mahasiswa sebagai Penyempurna Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:00

Nanik S. Deyang Dituntut Audit Total BGN dan Program MBG

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:32

Pemerintah Harus Siapkan Solusi Jangka Panjang Usai Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24

KPK-Pemprov DKI Sebarkan Pesan Antikorupsi Lewat Halte Setiabudi Integritas

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22

Seskab dan Kepala BNN Diskusikan Ancaman Peredaran Narkoba Lewat Vape

Minggu, 21 Juni 2026 | 11:59

Selengkapnya