Berita

Foto/RMOL

Nusantara

DVI Kembali Identifikasi Tujuh Korban Lion Air

RABU, 07 NOVEMBER 2018 | 19:23 WIB | LAPORAN:

Tim DVI Polri kembali berhasil mengidentifikasi tujuh korban pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di Perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.

DVI Commander RS Polri Lisda Cancer mengatakan, hasil sidang rekonsiliasi pada pukul 16.00 WIB hingga 18.00 WIB, Rabu (7/11) menghasilkan tujuh identitas korban.

"Penumpang yang sudah teridentifikasi 51 dengan rincian 40 laki-laki dan 11 perempuan," katanya dalam konferensi pers di RS Polri, Jakarta.


Menurut Lisda, hasil identifikasi dilakukan dengan hati-hati dan menyertakan pendapat para ahli.

Berikut tujuh korban penumpang yang berhasil diidentifikasi;

1. Postmortem 0182B dari kantong jenazah 00/liontanjungpriok/0182, antemortem 018 atas nama Kasan, laki-laki (63 tahun) teridentifikasi melalui sidik jari.

2. Postmortem 0126D dari kantong jenazah 00/liontanjungpriok/0126, antemortem 035 atas nama Eling Sutikno, laki-laki (59) teridentifikasi melalui sidik jari.

3. Postmortem 0106B dari kantong jenazah 00/liontanjungpriok/0106, antemortem 087 atas nama Sahabudin, Laki-laki (40), teridentifikasi melalui sidik jari.

4. Postmortem 0176B dari kantong jenazah 00/liontanjungpriok/0176, antemortem 155 atas nama AKBP Sekar Maulana (45), teridentifikasi melalui sidik jari.

5. Postmortem 0176A dari kantong jenazah 00/liontanjungpriok/0176, antemortem 176 atas nama Dr. Rio Nanda Pratama (26), teridentifikasi melalui sidik jari.

6. Postmortem 003A dari kantong jenazah 00/liontanjungpriok/003, antemortem 201 atas nama Radhika Widjaya (4), teridentifikasi melalui DNA dan medis.

7. Postmortem 003B dari kantong jenazah 00/liontanjungpriok/003, antemortem 202 atas nama Rafiza Wihjaya (1,9 tahun), teridentifikasi melalui DNA dan medis. [wah]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya