Berita

Lion Air/Net

Nusantara

Alasan Basarnas Perpanjang Proses Evakuasi Korban PK-LQP

RABU, 07 NOVEMBER 2018 | 14:35 WIB | LAPORAN:

Proses pencarian dan evakuasi pesawat Lion Air PK-LQP diperpanjang kembali lantaran masih ada potensi penemuan potongan tubuh korban.

Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas), Marsekal Madya TNI Muhammad Syaugi menjelaskan bahwa proses pencarian dan evakuasi korban sebagaimana masa perpanjangan pertama, seharusnya berakhir pada hari ini. Namun pihaknya memperpanjang kembali proses pencarian lantaran masih potensi potongan tubuh korban ditemukan.

"Sekarang masih ada lagi di laut belum tahu jumlahnya berapa," jelasnya dalam konferensi pers di Posko Basarnas kawasan dermaga milik PT Jakarta International Container Terminal (JICT), Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (7/11).


"Jadi kalau sudah tidak yang dicari, ya kita selesai di situ," lanjutnya.

Meski potongan tubuh korban masih ditemukan, lanjut jenderal bintang tiga TNI Angkatan Udara (AU) ini, jumlahnya cenderung menurun dibandingkan dengan sembilan hari sebelumnya.

Maka dari itu, masa perpanjangan proses pencarian dan evakuasi korban hanya berlaku untuk tim dari Basarnas.

"Tren penemuan korban ini semakin menurun. Saya ingatkan lagi operasi perpanjangan ini khusus untuk Basarnas, kami tetap buka posko di sini, di lapangan tidak ada yang berubah," tukasnya. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya