Berita

JK Dan Ryamizard/RMOL

Pertahanan

Wapres JK: Dalam Keadaan Damai Kita Harus Siap Berperang

RABU, 07 NOVEMBER 2018 | 12:09 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

‘Siapa yang ingin damai harus siap berperang’ atau ‘civis para bellum’ dalam bahasa latinnya. Adagium itu kembali didengungkan oleh Wapres Jusuf Kalla (JK) saat membuka Indo Defence 2018 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (7/11).

“Adagium dalam keadaan damai harus siap berperang dan dalam keadaan perang harus siap berdamai itu penting untuk dimaknai,” kata JK dalam sambutannya.

Dalam menghadapi situasi yang serba tidak memungkinkan, Wapres menyatakan pentingnya teknologi pertahanan dalam memperkuat keamanan bangsa dan negara.


“Suatu negara membutuhkan keamanan, dia harus punya senjata maka dia harus punya suatu teknologi,” bebernya.

JK menambahkan bahwa Indonesia memiliki pengalaman yang berkaitan dengan ancaman keamanan. Sehingga dari pengalaman itu sudah seharusnya diperlukan teknologi persenjataan yang mutakhir.
 
“Tentunya kita perlu punya kemampuan teknologi. Kita punya pengalaman 73 tahun Indonsia merdeka ini banyak konflik dan ancaman,” demikian JK. [jto]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya