Berita

Foto/RMOL

Dunia

RI-Australia Sepakati Kerja Sama Tanggulangi Terorisme Di Medsos

RABU, 07 NOVEMBER 2018 | 04:27 WIB | LAPORAN:

Pemerintah Indonesia dan Australia sepakat bekerja sama memerangi terorisme melalui media sosial. Kesepakatan tersebut terjalin dalam pertemuan di acara diskusi sub regional penanggulangan terorisme.

Menteri Dalam Negeri Australia, Peter Dutter mengakui diskusi tentang strategi penanggulangan terorisme sangat penting, khususnya penanganan yang berkaitan dengan media sosial.

"Kerja sama yang akan kita lakukan bukan hanya hari ini tapi seiring meningkatnya aktivitas di sosmed," ungkap Peter di Hotel Fairmount, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (6/11).


Peter menuturkan, sebanyak 1,2 juta akun telah diblokir beberapa tahun terakhir sebab dicurigai terkait dengan organisasi teroris.

Bagi Peter, seluruh perusahaan media sosial memiliki tanggung jawab untuk menangani terorisme dari pesan-pesan yang beredar.

"Perusahaan sosmed punya tanggung jawab, perusahaan-perusahaan memiliki kewajiban khusus untuk terlibat dengan dan membantu organisasi penegak hukum (melawan terorisme)," kata Peter.

Peter meneruskan, pesan yang disertai dengan kode keamanan atau pesan terenkripsi juga dapat digunakan untuk merencanakan terorisme atau tindakan kriminal lainnya.

"Perusahaan-perusahaan tersebut harus berbagi tanggung jawab dengan pemerintah," ungkapnya.

Peter juga menyayangkan negaranya yang masih sulit mengajak perusahaan-perusahaan media sosial untuk berdiskusi membahas penanganan terorisme.

"Ini adalah tanggung jawab yang harus kita berbagi dengan baik berbasis sosial media, ini adalah isu yang sangat penting dan serius, jadi kita butuh hubungan lebih baik dengan perusahaan-perusahaan sosial media," pungkas Peter. [lov]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya